Akurat
Pemprov Sumsel

Asian Youth Games: China Kukuhkan Dominasi dengan Puncaki Klasemen Medali, Indonesia Peringkat 15

Leo Farhan | 1 November 2025, 14:12 WIB
Asian Youth Games: China Kukuhkan Dominasi dengan Puncaki Klasemen Medali, Indonesia Peringkat 15
 
 
AKURAT.CO, China kembali membuktikan diri sebagai kekuatan olahraga terbesar di Asia dengan menempati posisi puncak pada klasemen akhir perolehan medali Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025 yang resmi berakhir Jumat (31/10).
 
Dalam ajang multievent tersebut, kontingen Negeri Tirai Bambu tampil perkasa dengan torehan total 147 medali, terdiri dari 63 emas, 49 perak, dan 35 perunggu.
 
Komite Olimpiade China (Chinese Olympic Committee/COC) menyatakan rasa bangganya atas pencapaian atlet-atlet muda mereka, sekaligus menegaskan bahwa hasil di Bahrain menjadi pondasi penting bagi masa depan olahraga China.
 
 
"Kami terus memperkuat pembinaan olahraga usia muda, mengembangkan olahraga massal dan kompetitif secara terpadu, serta menciptakan jalur pembinaan talenta yang beragam untuk membangun fondasi kuat bagi kemajuan olahraga nasional," bunyi pernyataan resmi COC dikutip OCA.
 
China meraih sebagian besar medali emas dari dua cabang unggulan — atletik (20 emas) dan renang (13 emas). Selain itu, lifter muda mereka juga tampil dominan dengan sembilan emas di angkat besi, serta menyapu bersih empat medali emas di cabang golf.
 
Mengirimkan total 288 atlet (143 putra dan 145 putri) yang berkompetisi di 20 cabang olahraga, China sukses mencatatkan medali emas di 13 cabang berbeda — sebuah pencapaian yang menunjukkan kedalaman kualitas dan konsistensi pembinaan.
 
"Komite Olimpiade China bersama otoritas olahraga di semua level akan terus memberikan dukungan berkelanjutan, termasuk tim pelatih profesional, fasilitas modern, serta metode latihan ilmiah," jelas COC.
 
 
"Kami juga akan memperluas kesempatan bagi para atlet muda untuk mengikuti kejuaraan domestik dan internasional agar menambah pengalaman serta daya saing global."
 
Menurut mereka Asian Youth Games menjadi ajang penting bagi pembinaan generasi muda di seluruh Asia. Selain menjadi arena kompetisi, ajang ini juga menjadi ruang bagi atlet muda untuk saling belajar dan memperluas wawasan lintas budaya.
 
"Berkompetisi dan berinteraksi dengan atlet dari berbagai negara membantu mereka mengasah daya juang, memperkuat mental, serta belajar dari keunggulan satu sama lain," katanya menuntaskan.
 
Uzbekistan mengekor di peringkat dua klasemen akhir dengan koleksi total 81 medali dengan rincian 37 emas, 16 perak, dan 28 perunggu.
 
Sementara Kazakhstan menempati posisi ketiga dengan raihan 24 emas, 29 perak, dan 40 perunggu. Iran berada di urutan keempat (22-18-36), disusul Thailand di posisi kelima (15-15-18).
 
Indonesia sendiri bertengger di peringkat 15 klasemen dengan total 28 medali lewat rincian empat emas, enam perak, dan 18 perunggu. Masih unggul dari Jepang yang ada di peringkat 16 dengan empat emas, enam perak, dan delapan perunggu.
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H