Anthony Joshua Stabil setelah Tabrakan di Nigeria, Dua Pelatihnya Tewas
AKURAT.CO, Eks juara dunia tinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua, mengalami tabrakan di dekat Lagos, Nigeria, Senin (29/12).
Sementara Anthony Joshua dikabarkan dalam kondisi stabil dan tak membutuhkan penanganan darurat, dua anggota timnya, Sina Ghami dan Latif Ayodele tewas, akibat insiden itu.
BBC menyebut bahwa peristiwa nahas ini terjadi ketika mobil yang dikendarai Anthony Joshua dan dua rekannya bersinggungan dengan sebuah truk.
Baca Juga: Usai Tumbangkan Jake Paul, Anthony Joshua Dalam Dilema: Pilih Gelar Juara Dunia atau Tyson Fury?
"Dengan kesedihan mendalam kami mengonfirmasi bahwa dua teman dekat dan anggota tim (Joshua), Sina Ghamo dan Latif Ayodele, telah meninggal dunia secara tragis," kata promotor Joshua, Matchroom Boxing, melalui pernyataan resminya.
"Matchroom Boxing dan 258 BXG mengonfirmasi bahwa Anthony mengalami cedera dalam kecelakaan tersebut dan telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan.
"Dia dalam kondisi stabil dan akan tetap di sana untuk pemantauan."
Joshua pergi ke Nigeria selepas ia memenangi pertarungan eksebisi melawan Youtuber asal Amerika Serikat, Jake Paul.
Baca Juga: Setelah Dijatuhkan Anthony Joshua, Jake Paul ke Rumah Sakit Periksa Rahang Patah
Joshua menjatuhkan Jake Paul dalam kemenangan dramatis di ronde keenam pada pertarungan di Florida, Amerika Serikat,19 Desember lalu.
Laga melawan Jake Paul adalah pertarungan pertama AJ-sapaan Joshua-lebih dari setahun setelah kekalahan menghadapi Daniel Dubois pada September 2024.
Adapun Sina Ghami dan Latif Ayodele adalah bagian tak terpisahkan dari tim Anthony Joshua dalam karier tinju petarung berusia 36 tahun itu sepuluh tahun terakhir.
Ghami adalah pelatih penuh rehabilitasi dan olahraga Joshua. Adapun Ayodele adalah sahabat dekat yang merupakan pelatih pribadi eks juara dunia multigelar tersebut.
"Mereka memang bersama dia, jika tidak dari awal, setidaknya sangat awal. Latz (sapaan Ayodele) adalah pelatih pribadi AJ dan Sina adalah orang yang mengondisikan dan mengurusi kekuatannya," kata ahli tinju Inggris, Steve Bunce.
"Mereka bersama sepanjang waktu."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





