Australia Terbuka: Final Idaman! Aryna Sabalenka Hadapi Elena Rybakina di Partai Puncak

AKURAT.CO, Dominasi Aryna Sabalenka di Melbourne Park seolah tak terbendung. Petenis putri nomor satu dunia itu kembali memastikan diri melaju ke partai puncak Australia Terbuka untuk keempat kalinya secara beruntun usai mengandaskan perlawanan Elina Svitolina.
Bertanding di semifinal Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia, Kamis (29/1), Aryna Sabalenka menang meyakinkan dengan skor 6-2 dan 6-3 atas petenis Ukraina tersebut.
Hasil ini membuat petenis asal Belarusia itu mencatatkan rekor impresif, melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen, mengulang catatan gemilangnya saat menjadi juara pada edisi 2023 dan 2024.
Baca Juga: Australia Terbuka: Usung Balas Dendam! Novak Djokovic Tantang Jannik Sinner Tiket Puncak
Aryna Sabalenka menunjukkan kelasnya sebagai ratu lapangan keras. Meskipun Svitolina sempat memberikan perlawanan dan unggul 2-0 di awal set kedua, mentalitas juara Sabalenka berbicara banyak. Ia langsung menyapu 12 dari 13 poin berikutnya untuk membalikkan keadaan.
"Mentalitas saya saat ini adalah siap menghadapi siapa pun di final. Saya akan turun ke sana dan bertarung dengan semua yang saya miliki," kata Sabalenka dikutip laman WTA Tennis.
Statistik mencatat Sabalenka membukukan 29 winners yang membuat Svitolina kewalahan. Meski harus terhenti, Svitolina tetap mencatat kampanye luar biasa dan dipastikan akan kembali menembus jajaran peringkat sepuluh besar dunia.
Rematch Final 2023: Aryna Sabalenka Tantang Elena Rybakina
Di partai final, Sabalenka akan bertemu dengan rival bebuyutannya, Elena Rybakina. Unggulan kelima asal Kazakhstan itu melaju ke final usai menumbangkan unggulan keenam, Jessica Pegula, dengan skor 6-3 dan 7-6(7).
Laga ini merupakan ulangan final Australia Terbuka 2023. Kala itu, Sabalenka berhasil keluar sebagai juara setelah bangkit dari kekalahan di set pertama.
Baca Juga: Australia Terbuka: 'Rising Star' Kanada Victoria Mboko Tantang Aryna Sabalenka di 16 Besar
"Pukulan Rybakina sangat berat, dalam, dan datar. Tidak mudah menghadapinya, tapi kami punya sejarah pertemuan yang luar biasa. Saya sangat menantikan pertarungan kekuatan ini," ujar Sabalenka.
Duel Sabalenka vs Rybakina membawa fakta sejarah yang menarik. Ini adalah pertama kalinya sejak 2004 (Justine Henin vs Kim Clijsters) final tunggal putri Australia Terbuka mempertemukan dua finalis yang sama-sama belum kehilangan satu set pun sejak babak pertama.
Mereka menjadi pasangan keempat di abad ini yang bertemu lebih dari satu kali di final Australia Terbuka, menyamai rekor Williams Bersaudara hingga Sharapova-Serena.
Meski Sabalenka unggul head-to-head keseluruhan 8-6, Rybakina justru memimpin 3-1 dalam rekor pertemuan khusus di partai final, termasuk kemenangan terakhirnya di WTA Finals Riyadh 2025.
Bagi Rybakina, ini adalah kesempatan emas untuk membalas kekalahannya tiga tahun lalu sekaligus meraih gelar Grand Slam keduanya setelah Wimbledon 2022. Namun, menaklukkan Sabalenka di "rumah keduanya" tentu bukan perkara mudah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







