Akurat
Pemprov Sumsel

Akhiri Dahaga Gelar 7 Tahun, Karolina Muchova Rengkuh Takhta Juara Qatar Terbuka 2026

Dian Eko Prasetio | 15 Februari 2026, 15:23 WIB
Akhiri Dahaga Gelar 7 Tahun, Karolina Muchova Rengkuh Takhta Juara Qatar Terbuka 2026

AKURAT.CO, Penantian panjang Karolina Muchova akhirnya tuntas di Doha. Ia resmi dinobatkan sebagai ratu baru Qatar Terbuka 2026 usai menumbangkan petenis muda Kanada, Victoria Mboko, pada partai puncak.

Karolina Muchova menang lewat pertarungan dua set langsung 6-4 dan 7-5 dalam durasi satu jam 34 menit di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Doha, Qatar, Sabtu (14/2) waktu setempat.

Kemenangan ini tidak hanya memberikan trofi kedua dalam kariernya, tetapi juga menjadi gelar perdana di level WTA 1000.

Baca Juga: Brisbane International: Singkirkan Karolina Muchova, Aryna Sabalenka Ciptakan Hattrick Final!

Gelar di Doha ini terasa sangat emosional bagi Karolina Muchova. Pasalnya, terakhir kali ia mengangkat trofi juara adalah di Seoul pada tahun 2019 silam.

Dalam rentang tujuh tahun tersebut, Muchova sempat merasakan pahitnya kekalahan di empat laga final melawan pemain elite seperti Iga Swiatek, Coco Gauff, hingga Zheng Qinwen.

"Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya memenangi turnamen. Rasanya sangat menyenangkan bisa merasakan kembali perasaan juara itu di sini, di Doha. Luar biasa," kata Muchova dikutip WTA Tennis.

Keberhasilan ini juga memecahkan catatan unik. Muchova menjadi salah satu petenis aktif dengan penantian gelar terlama, di bawah Sorana Cirstea (13 tahun) dan Viktorija Golubic (delapan tahun).

Untuk meraih trofi bergengsi ini, Muchova harus meladeni perlawanan sengit Mboko yang baru berusia 19 tahun.

Baca Juga: Langkah Janice Tjen Terhenti di 32 Besar Qatar Terbuka 2026, Iga Swiatek Masih Terlalu Tangguh

Kedua petenis sempat bermain imbang di awal set pertama sebelum Muchova melakukan break krusial untuk unggul 4-3 dan menutup set dengan skor 6-4.

Di set kedua, Mboko sempat mencuri momentum dengan unggul 4-2. Namun, pengalaman Muchova berbicara banyak. Ia langsung membalas (break back) dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Momen penentu terjadi saat Muchova kembali mematahkan servis Mboko untuk unggul 6-5, sebelum akhirnya menutup laga dengan servis yang solid.

"Dia bermain sangat hebat. Dia jauh lebih tajam di poin-poin penting, sementara saya melakukan lebih banyak kesalahan," puji Mboko usai laga.

Sejak format WTA 1000 diperkenalkan pada 2009, Muchova tercatat sebagai salah satu pemain paling gigih. Ia mengumpulkan 57 kemenangan di level ini sebelum akhirnya mencicipi gelar juara perdananya.

Ia hanya kalah dari Maria Sakkari, Carla Suarez Navarro, dan Madison Keys dalam daftar pemain dengan kemenangan terbanyak sebelum meraih gelar WTA 1000 perdana.

"Intensitas perasaan menang ini sangat menyenangkan. Terkadang kita lupa untuk berhenti sejenak dan merefleksikan kemenangan besar seperti ini," kata Muchova.

"Kami sudah berjanji dengan tim, setelah ini kami akan pergi makan burger bersama. Saya sudah sangat lapar dan ingin merayakannya."

Dengan kemenangan ini, Muchova diprediksi akan mengalami lonjakan peringkat yang signifikan dalam daftar peringkat terbaru WTA, sekaligus mempertegas posisinya sebagai ancaman serius bagi jajaran petenis Top 10 dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.