Akurat
Pemprov Sumsel

Bantah Floyd Mayweather, Manny Pacquiao: Ini Bukan Eksebisi, Ini Pertarungan Sungguhan

Dian Eko Prasetio | 2 April 2026, 20:19 WIB
Bantah Floyd Mayweather, Manny Pacquiao: Ini Bukan Eksebisi, Ini Pertarungan Sungguhan
Duel Floyd Mayweather dan Manny Pacquiao di Las Vegas, Amerika Serikat, 19 September 2026.

AKURAT.CO, Tensi menjelang duel ulang (rematch) antara dua legenda hidup tinju dunia, Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr, mendadak memanas lantaran perbedaan pandangan status pertarungan.

Kontroversi bermula ketika Floyd Mayweather mengeklaim bahwa pertemuan mereka di The Sphere, Las Vegas, pada 19 September 2026 mendatang hanyalah ajang hiburan semata.

Dalam wawancara terbarunya dengan Vegas Sports Today, Floyd Mayweather yang dikenal dengan julukan The Money menyebut bahwa laga tersebut tidak akan masuk dalam rekor profesional.

“Ini adalah eksebisi, jadi kami berdua adalah pemenang. Kami hanya ingin pergi ke sana dan menghibur orang-orang serta menyuguhkan pertunjukan yang bagus,” kata Mayweather.

Namun, pernyataan tersebut langsung dipatahkan oleh kubu Pacman (julukan Manny Pacquiao) yang menegaskan bahwa laga ini adalah pertarungan profesional murni.

Ikon tinju Filipina ini dengan tegas membantah klaim sepihak sang rival. Menurutnya, kesepakatan hitam di atas putih yang telah ditandatangani kedua belah pihak merujuk pada pertandingan resmi yang sah secara teknis.

“Saya ingin menjelaskan dengan sangat jelas bahwa kontrak yang kami tandatangani adalah untuk pertandingan tinju profesional. Ini bukan eksebisi, ini adalah pertarungan sesungguhnya,” tegas Manny Pacquiao.

Pacquiao menambahkan bahwa ia tidak ingin mengecewakan ekspektasi jutaan penggemar tinju dunia yang telah menanti duel ini sejak pengumuman resmi oleh Netflix pada Februari lalu.

“Niat saya adalah memberikan apa yang benar-benar ingin dilihat oleh para penggemar. Sebuah pertarungan tingkat tinggi, kompetitif, dan sah,” imbuhnya.

Kritik keras juga datang dari internal manajemen Pacquiao. CEO Manny Pacquiao Promotions, Jas Mathur, menilai kubu Mayweather telah melenceng jauh dari komitmen awal yang telah disepakati.

Bahkan, Mathur secara terbuka menuding Mayweather telah melakukan tindakan yang mencederai perjanjian profesional.

“Floyd Mayweather secara resmi telah melanggar kontraknya,” ungkap Mathur.

Hingga kini, publik masih menanti kepastian status laga yang diprediksi akan kembali memecahkan rekor pendapatan tertinggi dalam sejarah tinju tersebut.

Jika benar-benar berstatus profesional, maka rekor tak terkalahkan 50-0 milik Mayweather akan berada dalam ancaman serius dari tangan Pacquiao.

Sebaliknya, jika laga ini hanya berakhir sebagai eksebisi, banyak pihak khawatir nilai historis dari rematch ini akan berkurang di mata para loyalis tinju dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.