Tim Tenis Putri Indonesia Melesat ke Peringkat 32 Dunia dan Amankan Play-off Piala Billie Jean King

AKUEAT.CO, Tim Nasional Tenis Putri Indonesia mencetak sejarah baru setelah berhasil menembus babak play-off Piala Billie Jean King (BJK) 2026.
Keberhasilan ini membawa skuad Merah Putih melesat tajam sembilan peringkat di daftar ranking dunia.
Pasukan besutan kapten Christopher Rungkat ini mengakhiri kompetisi Grup I Asia/Oseania sebagai runner-up.
Hasil impresif tersebut diraih berkat perjuangan solid dari Janice Tjen, Priska Madelyn Nugroho, Anjali Kirana Junarto, Meydiana Laviola Reinnamah, dan petenis senior Aldila Sutjiadi.
Perjalanan Timnas Tenis Putri Indonesia di fase grup terbilang luar biasa dengan mengemas empat kemenangan krusial.
Srikandi Merah Putih sukses menumbangkan Selandia Baru (2-1), melibas Mongolia (3-0), membungkam India (3-0), hingga menekuk Korea Selatan (2-1).
Satu-satunya kekalahan Janice Tjen dan kolega dialami saat bertemu Thailand (1-2).
Meski memiliki catatan menang-kalah yang identik dengan Negeri Gajah Putih, Indonesia harus puas di posisi kedua karena kalah rekor pertemuan (head-to-head).
Namun, posisi runner-up ini sudah lebih dari cukup untuk mengunci tiket ke babak berikutnya.
Melansir data terbaru, Indonesia kini bertengger di urutan ke-32 dunia dengan koleksi 551 poin.
Catatan ini menempatkan Indonesia sebagai tim tenis putri terkuat kedua di Asia Tenggara, membayangi Thailand yang berada di peringkat ke-26.
Prestasi ini jauh meninggalkan negara tetangga lainnya seperti Malaysia (peringkat 58), Filipina (68), dan Singapura (69).
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kebangkitan tenis putri Indonesia bukan sekadar isapan jempol.
Langkah bersejarah ini akan berlanjut ke babak play-off yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 November 2026.
Di fase ini, tantangan dipastikan bakal jauh lebih berat karena Indonesia akan berhadapan dengan tim-tim raksasa dunia yang tersingkir dari babak kualifikasi.
Nama-nama besar seperti Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jepang, Polandia, Slovenia, hingga Swiss sudah menanti sebagai calon lawan.
Adapun kepastian siapa yang akan menjadi lawan tanding Indonesia akan diketahui setelah sesi pengundian (drawing) dilakukan di London pada 23 April mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








