Akurat Logo

Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia Putri, PR Besar Bagi Marcos Sugiyama

Dian Eko Prasetio | 1 Mei 2026, 20:14 WIB
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia Putri, PR Besar Bagi Marcos Sugiyama
Atlet Timnas Voli Indonesia Putri, Megawati Hangestri Pertiwi.

AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari jagat voli Tanah Air. Kekuatan Tim Nasional (Timnas) Voli Indonesia Putri dipastikan tergerus menyusul keputusan opposite andalan, Megawati Hangestri Pertiwi.

Megawati sendiri secara resmi mengundurkan diri dari skuad Merah Putih tepat sebelum pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Timnas Voli Indonesia Putri dimulai.

Pemain yang dijuluki Megatron tersebut telah melayangkan surat resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada 27 April 2026.

Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan mendalam terkait kondisi fisik hingga rencana karier profesionalnya di masa depan.

Fokus Karier dan Kondisi Fisik Jadi Alasan Utama

Melalui unggahan akun Instagram resmi PBVSI, @indonesian_volleyball, Megawati mengungkapkan bahwa langkah berat ini merupakan pilihan terbaik untuk perjalanannya saat ini.

"Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan. Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini," kata Megawati.

Mundurnya Megawati menjadi tamparan keras bagi tim pelatih. Pasalnya, pemain asal Jawa Timur ini sebelumnya masuk dalam daftar prioritas 17 pemain yang dipanggil untuk memperkuat Garuda Pertiwi di berbagai ajang bergengsi sepanjang tahun 2026.

Absennya sang bintang utama menjadi tantangan besar bagi pelatih kepala Marcos Sugiyama untuk merombak komposisi lini serang.

Padahal, Timnas putri sudah ditunggu jadwal padat, mulai dari AVC Nation’s Cup di Filipina (Juni), SEA V League di Vietnam dan Thailand (Juli-Agustus), hingga AVC Continental Cup di Tianjin (Agustus).

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menegaskan bahwa persiapan harus tetap berjalan sesuai jadwal meskipun ada perubahan skuad.

"Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul, maksimal pada 4 Mei 2026," tegas legenda setter Indonesia tersebut.

Tanpa kehadiran Megawati, tumpuan kini beralih kepada nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira.

Selain itu, publik juga menantikan kejutan dari wajah baru Shindy Sasgia Dwi Yuniar yang diharapkan mampu memberikan warna baru dalam skema strategi Timnas.

Kini, publik voli Indonesia berharap persiapan intensif di Sentul mampu melahirkan strategi alternatif agar Merah Putih tetap bertaring di level internasional meski tanpa kehadiran sang ikon utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.