Akurat Logo

Jadi Tuan Rumah AVC, Jakarta Bhayangkara Presisi Bidik Trofi Asia dengan Pemain Kelas Dunia

Dian Eko Prasetio | 6 Mei 2026, 18:12 WIB
Jadi Tuan Rumah AVC, Jakarta Bhayangkara Presisi Bidik Trofi Asia dengan Pemain Kelas Dunia
Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi dalam salah satu pertandingan.

AKURAT.CO, Manajer tim Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP), Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmen besar timnya untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Menjelang perhelatan AVC Men's Volleyball Champions League 2026, JBP dipastikan bakal tampil dengan kekuatan penuh demi mengejar target supremasi tertinggi voli di level Asia.

"Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat Pontianak yang menjadi tuan rumah," kata Pipit Rismanto melalui keterangannya, Rabu (6/5/2026).

"Mengenai skuad, kami memang mencari komposisi yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara."

Bersiap untuk turmamen yang berlangsung di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, pada 13–17 Mei mendatang, Jakarta Bhayangkara Presisi dikabarkan tengah menyusun kekuatan yang sangat menakutkan.

Tidak tanggung-tanggung, empat bintang voli kelas dunia diprediksi akan menjadi pilar utama tim milik Korps Bhayangkara tersebut guna menebus kegagalan setelah sebelumnya hanya mampu finis sebagai runner-up.

Nama pertama yang santer dikabarkan kembali adalah Robertlandy Simón Aties. Middle blocker raksasa asal Kuba yang dijuluki “Simonster” ini dikenal sebagai tembok yang sulit ditembus.

Kehadiran Simón dianggap vital untuk memberikan stabilitas mental dan benteng pertahanan di depan net.

Melengkapi barisan penyerang, nama Noumory Keita (Mali) dan Bardia Saadat (Iran) diprediksi akan mengisi slot pemain asing JBP.

Keita, yang baru saja menyelesaikan musim luar biasa di Italia, diharapkan menjadi mesin pendulang poin utama.

Sementara itu, Bardia Saadat, yang sudah sangat mengenal ritme permainan tim selama Proliga 2026, akan memberikan variasi serangan mematikan dari posisi opposite.

Satu nama kejutan yang paling dinantikan adalah bintang muda Slovenia, Rok Možič. Outside hitter terbaik di liga elite Eropa ini diprediksi akan menjadi kartu as JBP.

Jika benar bergabung, kombinasi keempat pemain ini akan menjadikan JBP sebagai salah satu tim terkuat dalam sejarah voli Indonesia.

Pipit Rismanto menekankan bahwa kehadiran para pemain kelas dunia ini memiliki tujuan jangka panjang bagi perkembangan voli nasional.

"Kehadiran pemain-pemain kelas dunia ini diharapkan mampu mengangkat standar permainan tim lokal dan memberikan hiburan kelas atas bagi pecinta voli di tanah air," tambahnya.

Lebih lanjut, Pipit menegaskan bahwa pemilihan pemain dilakukan secara cermat untuk mengisi celah strategis dalam tim demi satu tujuan pasti: trofi juara.

"Target kami jelas, kami ingin meraih trofi juara AVC tahun ini. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar persiapan tim berjalan lancar hingga hari pertandingan nanti di Pontianak," tukasnya.

Sebagai tuan rumah, Kota Pontianak kini terus bersolek untuk menyambut kedatangan para atlet voli papan atas Asia dan dunia.

Penyelenggaraan di GOR Terpadu A. Yani ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum promosi sport tourism bagi Kalimantan Barat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.