Akurat Logo

Indonesia Ditawari Tuan Rumah World Combat Games 2027, Jalur Menuju Olimpiade

Dian Eko Prasetio | 10 Mei 2026, 08:33 WIB
Indonesia Ditawari Tuan Rumah World Combat Games 2027, Jalur Menuju Olimpiade
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, ditemui usai menggelar Rapat Anggota NOC Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). AKURAT.CO/Dian Eko Prasetio

AKURAT.CO, Indonesia berpeluang besar mempertegas posisinya sebagai kiblat olahraga bela diri dunia. Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mengungkapkan adanya tawaran resmi untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi World Combat Games 2027.

Tawaran strategis ini datang langsung dari President of United Through Sports (UTS) sekaligus Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS), Stephan Fox, di sela-sela Rapat Anggota NOC Indonesia yang digelar di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa peluang ini bukan sekadar penyelenggaraan turnamen biasa.

Jika Indonesia bersedia mengambil mandat tersebut, Jakarta akan menjadi lokasi krusial bagi para atlet dunia dalam berburu tiket kualifikasi Olimpiade.

"Yang menarik, jika Indonesia siap menjadi tuan rumah World Combat Games, maka proses kualifikasi Olimpiade dari beberapa nomor cabang olahraga bela diri akan dilaksanakan di Indonesia," kata pria yang akrab disapa Okto tersebut.

Okto menjelaskan bahwa menjadi tuan rumah kualifikasi Olimpiade akan memberikan keuntungan teknis dan mental bagi atlet-atlet bela diri nasional.

Pasalnya, jalur menuju panggung tertinggi olahraga dunia itu akan terhampar di rumah sendiri.

"Ini peluang yang sangat besar. Kami berharap mendapat dukungan penuh dari seluruh stakeholder, karena ini bukan hanya tentang penyelenggaraan event, tetapi juga positioning Indonesia dalam peta olahraga dunia," tegasnya.

Peluang emas ini juga disambut positif oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir. Meskipun saat ini Pemerintah tengah melakukan efisiensi, Erick menjamin komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap prestasi olahraga tidak perlu diragukan.

"Jangan pernah meragukan komitmen Bapak Presiden dalam membangun olahraga nasional. Beliau adalah bagian dari olahraga itu sendiri," kata Erick Thohir.

Selain membahas tawaran internasional, Rapat Anggota yang dihadiri 72 anggota ini juga menyepakati secara aklamasi penerimaan dua anggota baru.

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI) dan Indonesian Cheer Association (ICA) resmi bergabung, sehingga kini total anggota NOC Indonesia berjumlah 74 cabang olahraga.

Langkah ini dinilai sangat taktis, terutama bagi cabang olahraga padel yang dipastikan akan dipertandingkan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mendatang.

Di tengah kabar gembira tersebut, NOC Indonesia tetap memberikan catatan kritis terkait ketersediaan anggaran. Okto mengingatkan bahwa prestasi dunia tidak bisa lahir jika proses latihan atlet terputus akibat kendala finansial.

"Proses latihan ini harus berkesinambungan, tidak boleh putus. Anggaran itu yang paling utama adalah untuk latihan dan uji coba tanding," Okto memungkaskan.

Menindaklanjuti hal tersebut, NOC Indonesia bersama federasi nasional berencana membuka ruang komunikasi langsung dengan Kementerian Keuangan guna menjamin pendanaan Pusat Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang tetap terjaga demi target besar di Olimpiade Los Angeles 2028.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.