Final NBA: Wembanyama Bungkam Madison Square Garden, Spurs Jinakkan Knicks untuk Skor 1-2

AKURAT.CO, San Antonio Spurs membuktikan mentalitas baja mereka di panggung tertinggi NBA ketika bertandang ke markas keramat New York Knicks, di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat.
Bertamu ke kandang New York Knicks pada gim ketiga Final NBA 2026, Selasa (9/6/2026) WIB, San Antonio Spurs sukses mencuri kemenangan krusial 115-111.
Hasil di final NBA kali ini tidak hanya menghentikan rekor fantastis 13 kemenangan beruntun New York Knicks di fase playoff, tetapi juga memperpanjang napas San Antonio Spurs dengan memangkas ketertinggalan menjadi 1-2 dalam seri best-of-seven.
Rekor kebangkitan ini sangat krusial mengingat dalam sejarah NBA belum pernah ada tim yang mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-3 terlebih dahulu.
Victor Wembanyama kembali menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan. Center muda asal Prancis itu tampil menggila sebagai motor serangan utama San Antonio Spurs dengan menggelontorkan 32 poin, delapan rebound, enam assist, tiga blok, dan dua steal.
"Kami sudah melakukan apa yang memang harus dilakukan, tetapi pekerjaan ini sama sekali belum selesai. Kami bahkan belum sampai setengah jalan. Bagian tersulit masih menunggu," kata Victor Wembanyama dikutip AFP.
Atmosfer laga Final NBA pertama di New York sejak 1999 ini berjalan sangat panas. Menariknya, pertandingan ini juga dihadiri langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di tribun penonton.
Kehadiran Trump yang mendapat sorotan di layar arena bahkan sempat memicu sorakan riuh dari publik Madison Square Garden.
Sementara itu, menanggapi tekanan luar biasa dari suporter tuan rumah, Victor Wembanyama melempar pujian untuk mentalitas timnya.
"Bermain di kandang terasa seperti enam lawan lima. Di sini (tandang) terasa seperti lima lawan enam, tetapi itu justru menunjukkan bagaimana sebuah tim sebenarnya terbentuk," katanya.
Spurs tampil jauh lebih disiplin dibanding dua gim awal dengan meminimalkan kesalahan sendiri. Mereka banyak menguasai bola dan banyak mengurangi turnover di banding dua laga sebelumnya.
Guard masa depan Spurs, Stephon Castle, tampil gemilang dengan donasi 23 poin, disusul Dylan Harper yang menambahkan 13 poin dari bangku cadangan.
"Dia (Castle) punya ketenangan yang luar biasa. Sulit menjelaskan dengan kata-kata seberapa berharganya dia untuk kami," puji Wembanyama mengenai performa koleganya tersebut.
Ketegangan memuncak di menit-menit akhir kuarter keempat. Tembakan tiga angka dari Castle sempat membawa Spurs menjauh 111-104 saat laga menyisakan satu menit 53 detik.
Knicks sempat memangkas jarak lewat aksi Jalen Brunson (32 poin) dan OG Anunoby (28 poin).
Namun, sebuah jump shot dingin dari De'Aaron Fox saat waktu menyisakan 12,2 detik berhasil membawa Spurs memimpin 113-108.
Meski Anunoby sempat melesakkan tripoin kilat, dua lemparan bebas tenang dari Castle akhirnya mengunci kemenangan manis bagi San Antonio.
Di kubu tuan rumah, efisiensi tembakan yang buruk menjadi biang kerok kekalahan Knicks di mana mereka hanya memasukkan 40 dari 88 percobaan tembakan.
Meski mengakui keunggulan Spurs, pelatih Knicks, Mike Brown, secara terbuka melayangkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit di atas lapangan.
"Saya tidak pernah membayangkan berada di Final NBA dan melihat satu tim mendapat 24 kesempatan lemparan bebas di babak kedua sementara tim lain hanya delapan. Mungkin kami melakukan pelanggaran, tapi mereka juga melakukannya. Seharusnya keputusan bisa lebih seimbang," kata Mike Brown.
Sementara itu, pelatih Spurs, Mitch Johnson, memuji respons taktis anak asuhnya yang mampu bermain dalam mode menyerang.
"Pada beberapa momen kami menunjukkan ketenangan yang lebih baik. Kami tetap menutup laga dengan beberapa evaluasi, tetapi tim ini tampil jauh lebih kuat dibanding dua gim pertama," jelas Johnson.
Pertempuran sengit perebutan trofi Larry O'Brien ini akan berlanjut pada gim keempat yang akan kembali digelar di New York pada Rabu (10/6) waktu setempat.
Spurs tengah memburu gelar juara keenam mereka sekaligus yang pertama sejak 2014. Sedangkan Knicks bertekad menyudahi puasa gelar panjang mereka sejak 1973.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





