Wakil Kanselir Jerman Dorong Uni Eropa Sanksi Itamar Ben-Gvir karena Pernyataan Gaza
AKURAT.CO Wakil Kanselir Jerman Lars Klingbeil mendesak Uni Eropa mempertimbangkan secara serius pemberian sanksi terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir. Desakan itu muncul setelah Ben-Gvir mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Sat.1, Klingbeil mengecam pernyataan Ben-Gvir yang menyerukan pembunuhan terhadap warga Palestina di Gaza. Ia menyebut sikap menteri sayap kanan Israel tersebut sebagai tindakan yang “tidak manusiawi”.
Menurut laporan Der Spiegel, Klingbeil menilai pernyataan Ben-Gvir tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi.
Jerman Dorong Sanksi terhadap Ben-Gvir
Klingbeil meminta negara-negara anggota Uni Eropa serius mempertimbangkan langkah hukuman terhadap Ben-Gvir.
Desakan tersebut muncul setelah Ben-Gvir menyerukan peningkatan serangan udara Israel ke Gaza dan bahkan menyatakan Israel seharusnya membunuh 30 hingga 40 warga Palestina setiap hari.
Ben-Gvir juga kembali menyerukan pemukiman warga Israel di Jalur Gaza, sebuah gagasan yang ditentang keras oleh Palestina dan menuai kecaman internasional.
Klingbeil menilai pernyataan tersebut melampaui batas dan tidak dapat diterima.
Partai Hijau Jerman Minta Ben-Gvir Dilarang Masuk
Tekanan terhadap pemerintah Jerman tidak hanya datang dari Klingbeil.
Franziska Brantner, salah satu ketua Partai Hijau Jerman, menyerukan agar pemerintah negaranya memberlakukan larangan masuk terhadap Ben-Gvir.
“Saya mendesak pemerintah Jerman memberlakukan larangan masuk terhadap orang ini dan mendorong sanksi serupa di tingkat Eropa,” kata Brantner kepada Politico.
Menurut Brantner, sikap Ben-Gvir seharusnya mendapatkan respons tegas dari pemerintah Jerman maupun Uni Eropa.
Politikus Jerman Lain Ikut Dorong Sanksi
Seruan untuk menjatuhkan sanksi terhadap Ben-Gvir juga datang dari kubu konservatif Jerman.
Pada Senin, Jürgen Hardt, juru bicara kebijakan luar negeri kelompok parlemen CDU/CSU, turut meminta Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap Ben-Gvir.
Hardt menyoroti pernyataan Ben-Gvir yang menyerukan pembunuhan puluhan warga Palestina di Gaza setiap malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






