Wimbledon: Hancurkan Kutukan 7 Laga Kontra Fritz, Alexander Zverev Melesat ke Semifinal untuk Pertama Kali

AKURAT.CO, Teka-teki yang selama ini menghantui Alexander Zverev akhirnya terpecahkan di lapangan rumput All England Club, London, Rabu (8/7/2026) setempat.
Petenis peringkat tiga dunia itu sukses menghancurkan kutukan tujuh kekalahan beruntun dari Taylor Fritz, sekaligus menyegel tiket semifinal Wimbledon untuk pertama kali sepanjang kariernya.
Tampil agresif di babak perempat final Wimbledon kali ini, Alexander Zverev yang baru saja merengkuh trofi Grand Slam perdananya di Roland Garros bulan lalu, tampil sangat dominan.
Petenis asal Jerman ini hanya membutuhkan waktu satu jam 59 menit untuk menggilas Taylor Fritz lewat kemenangan mutlak tiga set langsung dengan skor 6-4, 6-4, dan 6-2.
Keberhasilan menembus babak empat besar ini membawa arti yang sangat masif bagi Alexander Zverev.
Ia kini resmi menjadi petenis putra Jerman kelima di Era Terbuka yang mampu menginjakkan kaki di semifinal Wimbledon.
Tak hanya itu, Zverev juga menyejajarkan namanya ke dalam geng elite petenis aktif kelima di dunia yang mampu mencapai semifinal di seluruh empat turnamen Grand Slam (Australia Terbuka, Roland Garros, Wimbledon, US Open), menyusul Novak Djokovic, Marin Cilic, Carlos Alcaraz, dan Jannik Sinner.
"Saya berharap masih bisa memainkan dua pertandingan lagi di sini. Namun, untuk saat ini saya sangat senang bisa mencapai semifinal, apalagi melawan Taylor (Fritz) yang sudah lebih dari dua tahun tidak pernah saya kalahkan," kata Zverev dikutip laman resmi ATP.
Sejak awal laga, duel dua raksasa ini diprediksi akan menjadi adu servis, dan Zverev terbukti jauh lebih efektif.
Petenis berusia 29 tahun itu tampil sangat solid di belakang garis servisnya dan nyaris tidak memberikan celah bagi Fritz untuk mengembangkan permainan.
Setelah sempat jatuh bangun menyelamatkan dua break point di awal, Zverev sukses keluar dari tekanan pada kedudukan 5-4 lewat gelontoran dua ace maut untuk mengamankan set pembuka.
Memasuki set kedua pada kedudukan 2-1, Fritz sempat meminta jeda perawatan medis (medical time out) akibat masalah pada lutut kanannya.
Pasca-perawatan, intensitas permainan petenis peringkat tujuh dunia itu langsung merosot tajam.
Zverev dengan cerdas memanfaatkan kelemahan servis kedua Fritz yang hanya menghasilkan 44 persen poin. Zverev berdiri lebih maju mendekati garis baseline untuk langsung mengambil alih kendali reli.
Memasuki set ketiga, jalannya laga sepenuhnya menjadi milik Zverev. Senjata backhand keras dikombinasikan dengan akurasi servis yang nyaris sempurna membuat Fritz frustrasi hingga pertandingan disudahi dengan skor telak 6-2.
Jika berhasil memenangi laga semifinal nanti, keuntungan ganda dipastikan akan didapat oleh Zverev.
Ia tidak hanya lolos ke final Wimbledon pertamanya, melainkan juga berhak mendepak Carlos Alcaraz dari posisi peringkat dua dunia dalam rangking ATP pekan depan.
Namun, langkah Zverev dipastikan tidak akan mudah. Di babak semifinal nanti, ia bakal menghadapi ujian berat dari petenis kejutan sekaligus wakil tuan rumah Inggris Raya, Arthur Fery, yang lolos ke semifinal usai menumbangkan petenis peringkat sepuluh dunia, Flavio Cobolli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








