Akurat Logo

PBVSI Resmi Lepas Timnas Voli Putri, Bidik Target Runner-up di SEA V League 2026

Dian Eko Prasetio | 19 Juli 2026, 15:48 WIB
PBVSI Resmi Lepas Timnas Voli Putri, Bidik Target Runner-up di SEA V League 2026
Ketua Umum PP PBVSI, Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo, saat ditemui usai pelepasan Timnas Voli Putri Indonesia di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (19/7/2026). (AKURAT.CO/Dian Eko Prasetio)

AKURAT.CO Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas keberangkatan Tim Nasional (Timnas) voli putri Indonesia untuk mengarungi agenda padat di kancah internasional.

Tak main-main, skuat besutan Marcos Sugiyama ini langsung dibebani target tinggi, yakni menyegel posisi runner-up pada ajang bergengsi South East Asia Volleyball Cup (SEA V League) 2026 di Vietnam dan Thailand.

Ketua Umum PP PBVSI, Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo, menjelaskan bahwa skuat srikandi Indonesia akan melakoni dua agenda besar sekaligus. Sebelum turun di medan laga sesungguhnya di Vietnam dan Thailand, Timnas Putri akan terlebih dahulu terbang ke Korea Selatan untuk melakoni laga uji coba.

Baca Juga: SEA V Cup: Incar Tiket Final, Timnas Voli Putra Indonesia Siapkan Taktik Khusus Hancurkan Vietnam

"Event yang pertama adalah sifatnya undangan (invitation), yaitu bertanding dengan Timnas Senior dari Korea Selatan sebanyak tiga kali pertandingan. Ini adalah uji coba untuk melihat sampai sejauh mana kemampuan Timnas kita," kata Imam saat ditemui di Pelatnas PBVSI di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (19/7/2026).

"Dan nanti akan dilaksanakan pertandingan yang sebenarnya, yaitu dalam rangka South East Asia Volleyball Cup (SEA V League) yang akan dilaksanakan di dua negara, yaitu di Vietnam dan di Thailand. Kalau kita melihat kesiapannya, ini sudah 100 persen lah."

Mengenai target posisi kedua alias runner-up di SEA V League 2026, Imam menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hasil pemetaan yang sangat realistis melihat kekuatan negara-negara di Asia Tenggara saat ini.

Pihaknya secara terbuka mengakui bahwa Thailand masih menjadi kekuatan utama di Asia Tenggara yang sulit dibendung karena dihuni para pemain kelas dunia yang berkompetisi di Volleyball Nations League (VNL).

"Kita realistis ya. Kalau dengan Filipina, posisi kita sudah di atas. Kemudian dengan Vietnam Insyaallah (bisa menang). Target kita menang atas Vietnam dan Filipina. Kalau Thailand, mereka sudah di level VNL dengan ranking tinggi, jadi kita berani untuk target runner-up," jelas Imam.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Imam berkaca pada performa impresif yang ditunjukkan oleh Tisya Amallya Putri dan kawan-kawan saat berlaga di ajang AVC Cup beberapa waktu lalu, ditambah dengan matangnya persiapan selama pemusatan latihan (TC) di Sentul.

Baca Juga: AVC U-18: Tundukkan Kirgistan 3-0, Timnas Voli Indonesia Putra Jaga Asa Bidik Peringkat 9 Asia

"Kalau kita melihat kesiapannya, ini sudah 100 persen. Intinya sudah siap untuk berlaga di dua event tadi di tiga negara. Harapannya tentu mereka akan bermajn lebih baik dibandingkan dengan event sebelumnya," imbuhnya.

Selain faktor teknis, dia juga membeberkan senjata rahasia yang membuat dirinya sangat optimistis dengan skuat putri tahun ini. Faktor tersebut adalah hilangnya ego sentris dan sekat pemisah antara pemain senior dan junior di dalam tubuh timnas.

Setelah merampungkan misi di Korea Selatan serta SEA V League di Vietnam dan Thailand, skuat Garuda Putri dijadwalkan akan langsung kembali ke Sentul untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang jauh lebih berat, yakni turnamen kasta tertinggi Asia, AVC Continental.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.