Akurat Logo

Sabet Emas di Indonesia Open 2026, Raihan Fadila Tancap Gas Patok Target Lolos Olimpiade LA 2028

Dian Eko Prasetio | 3 Agustus 2026, 23:26 WIB
Sabet Emas di Indonesia Open 2026, Raihan Fadila Tancap Gas Patok Target Lolos Olimpiade LA 2028
Taekwondoin Indonesia, Muhammad Raihan Fadila (merah), saat tampil di ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

AKURAT.CO, Taekwondoin putra Indonesia, Muhammad Raihan Fadila, makin percaya diri menatap Olimpiade Los Angeles 2028 usai meraih medali emas di ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026.

Atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia ini secara terbuka menegaskan ambisinya untuk bisa menembus putaran final Olimpiade setelah tampil perkasa di kategori kyorugi (tarung) kelas -80 kilogram putra.

Bertanding di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (3/8/2026), ia sukses meredam perlawanan taekwondoin asal India, Akshay Hooda, lewat kemenangan mutlak 2-0 di laga pamungkas.

Kemenangan ini terasa kian manis karena ajang berlevel G2 World Taekwondo ini resmi masuk dalam perhitungan poin menuju Olimpiade LA 2028.

"Saya sangat ingin tampil di Olimpiade. Ranking poin dunia kan di-reset (untuk pengumpulan poin Olimpiade), jadi kemenangan ini menjadi modal berharga bagi saya (menuju Los Angeles)," kata Raihan.

Perjalanan Raihan berdiri di podium tertinggi tidaklah mudah. Langkahnya sudah diuji sejak laga-laga awal. Ia bahkan menjadi pahlawan bagi skuad Merah Putih saat sukses menundukkan wakil Kazakhstan, Aburakhmon Maripov, dengan skor ketat 2-1.

https://www.akurat.co/arena/877456/diikuti-36-negara-kejuaraan-taekwondo-asia-jadi-ajang-berburu-poin-la-2028-sekaligus-dongkrak-ekonomi-jakarta

Hasil tersebut sekaligus menjadi revans manis setelah dua rekan senegaranya, Arya Danu Susilo dan I Nyoman Narayana Divta, lebih dulu dihentikan oleh Maripov.

Puncaknya, tampil di hadapan publik sendiri di Senayan, Raihan tampil tanpa keraguan hingga berhasil mengunci medali emas.

"Alhamdulillah bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Sejak awal saya sudah optimistis bisa meraih kemenangan di sini. Ini laga final yang sangat berkesan karena bisa naik podium di hadapan suporter sendiri," tambahnya.

Keperkasaan Indonesia di kategori kyorugi tak berhenti di kelas Raihan. Sektor putri kelas -57 kilogram bahkan menyajikan persaingan sengit sesama atlet tanah air (all-Indonesian final).

Medali emas akhirnya disabet oleh atlet Jawa Barat, Aqila Ramadani, usai mengatasi perlawanan taekwondoin Pelatnas, Silvana Lamanda, dengan skor 2-0.

Sebelumnya, Indonesia juga sukses besar di disiplin poomsae (seni) dengan keluar sebagai juara umum.

Skuad Merah Putih menguasai puncak klasemen poomsae setelah membungkus perolehan tujuh emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

Pundi-pundi medali Indonesia dipastikan masih bisa bertambah. Pasalnya, pertandingan kategori kyorugi masih terus bergulir hingga Rabu (5/8/2026) dengan menyajikan penampilan atlet-atlet andalan lainnya seperti Muhammad Bassam Raihan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.