Pecah Rekor Pribadi dan Sabet Emas Pertama, Robby Al Hilmi Puncaki Peringkat Dunia di Guiyang

AKURAT.CO, Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, tampil luar biasa dalam ajang World Climbing Series Guiyang 2026 di Tiongkok, Jumat (11/9/2026).
Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil mengamankan medali emas pada nomor speed perorangan putra sekaligus memecahkan catatan waktu pribadi terbaiknya (personal best).
Keberhasilan ini terasa kian istimewa lantaran menjadi koleksi emas pertama Antasyafi Robby Al Hilmi sepanjang keikutsertaannya di panggung kejuaraan World Climbing Series.
Dominasi Robby Al Hilmi di Format Empat Jalur di Big Final
Pada babak big final yang menerapkan format baru empat jalur secara bersamaan, Robby bersaing ketat melawan tiga pemanjat tangguh. Yakni Yongzhi Ling (Tiongkok), Shouhong Chu (Tiongkok), dan Ryo Omasa (Jepang).
Baca Juga: Kirim Lima Atlet Speed ke Guiyang, FPTI Panaskan Mesin Jelang Asian Games
Dengan ketenangan dan kecepatan tinggi, Robby menyentuh tombol finis paling awal dengan catatan waktu tajam 4,65 detik.
Mengekor di belakangnya Yongzhi Ling (4,75 detik) di peringkat kedua dan Shouhong Chu (4,80 detik) di peringkat ketiga.
Berkat tambahan poin dari kemenangan ini, Robby kokoh bertengger di peringkat satu dunia nomor speed perorangan putra seri 2026 dengan raihan total 2.864 poin.
Robby mengaku sangat gembira dan tak menyangka bisa berdiri di podium tertinggi usai bangkit dari kegagalan di tiga seri kejuaraan dunia sebelumnya.
"Saya senang karena ini emas pertama saya di World Climbing Series. Ini berkat dukungan semuanya dan latihan bersama teman-teman atlet di Indonesia," kata Robby dalam keterangan resminya.
Meski meraih hasil sempurna, Robby menegaskan dirinya tetap memiliki evaluasi teknis. Kemenangan bersejarah ini ia persembahkan secara khusus untuk masyarakat Indonesia dan sang ibu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








