Indonesia Hanya Raih Satu Gelar di 4 Turnamen Awal Tahun, 'Warning' PBSI Jelang Olimpiade

AKURAT.CO, Empat turnamen elite bulutangkis pembuka tahun telah bergulir ditandai dengan lima partai final Thailand Masters 2023 yang akan berlangsung di Bangkok, Minggu (3/2) hari ini. Namun demikian, situasi tampaknya tak cukup baik untuk PBSI.
Pasalnya, tak satupun wakil Indonesia yang menjejakkan kaki ke partai final di Thailand Masters. Mengingat Thailand Masters adalah turnamen keempat di awal musim, agaknya ini menjadi “warning” bagi PBSI.
Jurnalis dan pengamat bulutangkis, A Ainur Rohman, mencatat bahwa PBSI dan Indonesia mencatat sejarah baru dengan hanya meraih satu gelar di empat turnamen awal tahun.
Baca Juga: PBSI Jadikan Malaysia Open 2024 Momentum Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia
Satu-satunya gelar tersebut diraih oleh pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di Indonesia Masters, pekan lalu. Sejarah baru bagi Indonesia karena tak punya wakil di semifinal Malaysia Terbuka, India Terbuka, dan minus finalis di Thailand Masters.
“Duet kepemimpinan Ketua Umum Agung Firman Sampurna dan Ketua Harian Alex Tirta di PBSI terus konsisten mencatat ‘sejarah baru’ bagi Indonesia,” tulis A Ainur Rohman di akun X-nya.
Di Thailand Masters yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 300 Indonesia sebenarnya menempatkan tiga wakil di semifinal yang sayangnya harus tumbang.
Yakni Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumadewi.
Baca Juga: PBSI Tak Turunkan Skuat Terbaik d Kejuaraan Asia Beregu 2024
Soalnya lagi, empat turnamen itu adalah ajang mengumpulkan angka untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 yang bakal digelar Juli-Agustus mendatang.
Dengan kata lain, satu gelar dari empat turnamen adalah sinyalemen yang mengkhawatirkan menyongsong Olimpiade Paris.
Selepas dari Thailand, tersisa tujuh turnamen BWF sebelum Kualifikasi Olimpiade Paris disimpulkan pada 28 April. Sementara itu, sejauh ini Indonesia baru punya enam wakil yang berada di radar lolos ke Paris.
Adapun wakil terakhir Indonesia yang menjadi juara di turnamen BWF World Tour sebelum Leo/Daniel di Indonesia Masters adalah Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja di Syed Modi India International, awal Desember lalu.
Perlu diingat, Dejan/Gloria yang bertarung di nomor ganda campuran bukanlah pasangan asuhan Pelatnas PBSI melainkan PB Djarum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









