Indonesia Nol Gelar di Thailand Masters, Rionny Mainaky Yakin Grafik Pebulutangkisnya Meningkat
AKURAT.CO, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, meyakini bahwa grafik penampilan pemainnya setelah empat turnamen beruntun di awal tahun akan meningkat.
Hal ini disampaikan Rionny Mainaky setelah Indonesia tak mendapatkan gelar di Thailand Masters pekan lalu. Dalam empat turnamen di mana Thailand Masters adalah yang terakhir, Indonesia hanya meraih satu gelar.
"Tidak mudah bermain di empat turnamen beruntun terutama dari fokus dan pikirannya. Ini sulit menjaganya agar tetap prima,” kata Rionny Mainaky di Jakarta, Selasa (6/2) sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
“Kalau dari fisik dan teknik pasti ada pengaruh juga tapi ini lebih mudah disiasati.”
Baca Juga: Thailand Masters: Gara-gara Main Buru-buru Ana/Tiwi Dipaksa Pulang Oleh Tuan Rumah
Satu-satunya gelar yang diraih Indonesia di awal tahun adalah juara ganda putra Indonesia Masters melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Di Thailand Masters, Indonesia hanya bisa menempatkan tiga wakil di semifinal.
Mereka adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di ganda putra, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi di sektor ganda putri, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.
"Kalau disebut tidak ada wakil di final memang iya, tapi bukan gagal. Kami tidak turun dengan tim terbaik di turnamen ini dan target utamanya adalah bagaimana pelapis-pelapis ini bisa mencari poin sebanyak-banyaknya,” kata Rionny Mainaky.
Baca Juga: Thailand Masters: Lawan Bermain Lebih Baik, Bagas/Fikri Gagal ke Babak Final
“Dan itu cukup berhasil, juga diberikan kredit untuk mereka yang turun terutama tiga ganda yang sukses ke semifinal. Bagas/Fikri, Ana/Tiwi, dan Rehan/Lisa yang perjalanannya tidak mudah. Mereka sebelum kalah di semifinal, menunjukkan penampilan yang luar biasa.”
Empat turnamen awal tahun merupakan turnamen penting bagi pebulutangkis Indonesia yang sedang mengejar angka untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024. Mereka yang berada di level elite bisa dikatakan sedang mengalami penurunan.
Di antaranya adalah pebulutangkis ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang pernah duduk di ranking satu dunia. Saat ini, Fajar/Rian berdiam di peringkat ketujuh.
"Perlu proses dan waktu untuk kembali ke atas jadi saya harap semua bersabar. Semoga dengan dukungan semua pihak dan kerja keras para atlet, grafik naik dan konsistensi bisa terus dilakukan," kata Rionny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









