Kejuaraan Bulu Tangkis Asia: Ginting Kalah, Indonesia Hanya Kirim 1 Wakil ke Semifinal

AKURAT.CO Tim bulu tangkis Indonesia hanya mampu mengirimkan satu wakil ke babak semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024 atas nama Jonatan Christie.
Hal itu dipastikan setelah wakil terakhir Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, takluk di tangan wakil Tiongkok, Li Shi Feng, lewat laga straight set 9-21, 10-21.
Baca Juga: Kalahkan Anthony Ginting dalam Perang Saudara, Jonatan Christie Juara All England!
Ginting yang datang sebagai juara bertahan, tidak mampu mengembangkan permainannya di Ningbo Olympic Sports Centre Gymnasium, Zhejiang, Tiongkok, Jumat (12/4/2024).
Tunggal putra berusia 27 tahun itu, menjadi wakil Indonesia ketiga yang gagal mengamankan tempat di babak semifinal BAC 2024.
Sebelumnya, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga mengalami nasib serupa lantaran tersingkir di babak perempat final.
Jorji-sapaan Gregoria- yang tampil lebih dulu juga harus menyerah dari wakil tuan rumah, Chen Yu Fei dengan straight set 16-21, 19-21.
Menyusul setelahnya kekalahan yang diderita Fajar/Rian, juga saat menghadapi wakil tuan rumah lainnya, Liang Wei Keng/Wang Chang lewat rubber set 19-21, 21-12, 17-21.
"Kami sebenarnya sudah mencoba menampilkan permainan terbaik. Cuma hari ini, lawan bermain sangat baik," kata Rian usai laga.
"Beberapa kali bola yang seharusnya sudah mati, tetapi masih bisa dikembalikan lawan. Ini yang membuat lawan jadi makin percaya diri."
Baca Juga: Lee Zii Jia Waspada Kebangkitan Pebulutangkis Indonesia di BAC 2022
Terlepas dari tiga kekalahan tersebut, beruntung Indonesia masih memiliki Jonatan Christie. Juara All England Terbuka 2024 itu menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di babak semifinal.
Tunggal putra yang karib disapa Jojo itu mengamankan tiket empat besar usai mengandaskan perlawanan wakil Malaysia, Lee Zii Jia, lewat straight set 21-11, 21-6.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









