Akurat
Pemprov Sumsel

Thailand Terbuka: Meski Sering Tampil di Nimibutr, Skuad Indonesia Masih Beradaptasi dengan Angin

Leo Farhan | 13 Mei 2024, 18:42 WIB
Thailand Terbuka: Meski Sering Tampil di Nimibutr, Skuad Indonesia Masih Beradaptasi dengan Angin

AKURAT.CO, Setelah berjuang di ajang Piala Thomas dan Uber 2024, skuad bulutangkis Indonesia sudah harus kembali berlaga di ajang BWF World Tour Super 500, Thailand Terbuka 2024.

Jelang laga perdana yang berlangsung  Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Selasa (14/5) besok, atlet tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, masih coba beradaptasi dengan hembusan angin di arena laga.

Walau ini bukan kali pertama Jorji-sapaan Gregoria-tampil di Stadion berkapasitas 5.600 kursi tersebut, namun dia tetap memaksimakan sesi latihan dengan mengantisipasi berbagai faktor, termasuk hembusan angin.

Baca Juga: Status Finalis Piala Uber 2024 Jadi Motivasi Tambahan Skuad Putri Indonesia di Thailand

"Adaptasi saya dengan arena oke sih. Ini kan bukan pertama kali saya main di sini. Sejauh ini penyesuaian dengan lapangan tidak ada masalah," jelas Jorji melalui keterangan yang diterima Akurat.co.

"Seperti biasa, main di sini ada masalah soal hembusan angin. Apalagi setting lapangan ini juga belum beres benar. Siapa tahu saat tanding nanti ada perubahan, termasuk hembusan angin dari pendingin ruangan."

Turnamen berhadiah total $420 ribu itu rencananya akan berlangsung di Stadion Nimibutr, pada 14-19 Mei 2024 mendatang.

Sebagai bagian dari persiapan, pasukan Pelatnas Cipayung setidaknya sudah melahap latihan kurang lebih selama dua jam di lapangan utama. Mereka berlatih bergantian di empat lapangan yang bakal digunakan nanti.

"Latihan ini untuk adaptasi dengan arena pertandingan. Sekalian mencari tahu hembusan angin dari arah mana. Biar pemain ada pandangan. Biar tidak kaget saat bertanding harus bagaimana," kata Pelatih Sektor Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Amon Sunaryo.

Baca Juga: Piala Uber: Kalahkan Thailand 3-0, Indonesia ke Semifinal Setelah 14 Tahun

Benar saja, hembusan angin dirasakan pemain ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto, yang sudah mencoba semua lapangan dari lapangan satu sampai lapangan empat.

"Kondisinya memang berangin. Jadi saat main besok, saya harus hati-hati. Harus bisa menyiasati soal hembusan angin ini," jelas Rehan.

Bukan cuma Rehan, hembusan angin yang cukup kencang itu juga dirasakan pemain spesialis ganda putra, Loe Rolly Carnando dan Muhammad Shohibul Fikri. Walau tidak terlalu lama berlatih, namun hal itu cukup bagi mereka untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan.

"Kami sudah siap tanding. Latihannya meski tidak panjang tetapi sudah cukup untuk adaptasi. Yang harus diantisipasi saat tanding itu hembusan anginnya," kata Leo.

"Saya latihan untuk beradaptasi dengan lapangan, lampu, dan shuttlecock. Di lapangan terasa ada hembusan angin. Meski begitu, saya dan Bagas sudah siap tempur. Apalagi kondisi kami juga oke," kata Fikri menambahkan.

Turnamen berhadiah total $420 ribu itu rencananya akan berlangsung di Stadion Nimibutr, pada 14-19 Mei 2024 mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H