Akurat
Pemprov Sumsel

Singapura Terbuka: Fajar/Rian Kandas di Tangan Duet China, Indonesia Tanpa Gelar

Badri | 2 Juni 2024, 19:49 WIB
Singapura Terbuka: Fajar/Rian Kandas di Tangan Duet China, Indonesia Tanpa Gelar

AKURAT.CO, Indonesia harus menerima kenyataan pulang dengan tangan kosong dari Singapura Terbuka 2024. Pasalnya, pasangan ganda putra bulutangkis Merah Putih, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, kandas di partai final.

Bertanding di Stadion Dalam Ruang Singapura, Kallang, Minggu (2/6), Fajar/Rian adalah satu-satunya wakil Indonesia di pertandingan pamungkas Singapura Terbuka.

Fajar/Rian tumbang atas wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu, dengan skor 19-21 dan 19-14 di laga Singapura Terbuka kali ini.

Baca Juga: Singapura Terbuka: Fajar/Rian Satu-satunya Wakil Indonesia di Final

Fajar/Rian sulit mengembangkan permainan dalam pertandingan dengan total durasi 40 menit ini. Mereka hanya bisa mendahului perolehan angka di set pertama di awal-awal laga dan tak lebih dari poin empat.

Di set pertama, pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia yang pernah duduk di posisi ranking satu dunia itu sempat memberi tekanan sampai sebelum interval pada skor 10-11.

Namun, selepas interval He/Ren meraih dua angka beruntun untuk skor 13-10 dan menjauh pada kedudukan 16-12 dan 19-14. Mereka sekali lagi memburu pada kedudukan 19-20 namun duet asal China tak melepaskan set dengan menang 21-19.

Adapun set kedua sepenuhnya menjadi milik He/Ren di mana mereka mendahului perolehan angka sejak posisi 4-2 dan melesat sampai kedudukan 14-7, 16-10, dan 19-14 sebelum menang 19-14.

Baca Juga: Singapura Terbuka: Atasi Wakil Jerman, Fajar/Rian Masih Adaptasi Angin dan Shuttlecock

Perjumpaan di Singapura Terbuka akhir pekan ini merupakan yang pertama bagi kedua pasangan. Final di Tumasik–sebutan lain Singapura–juga merupakan final pertama bagi Fajar/Rian selepas mereka menjuarai All England pada Maret silam.

Pada saat yang sama, sukses He/Ren mengukuhkan dominasi China di Singapura Terbuka tahun ini. Negeri Tirai Bambu menempatkan enam wakil yang tersebar di seluruh sektor dengan all Chinese final di nomor tunggal putra.

Satu-satunya gelar terlepas dari tangan China adalah nomor tunggal putri. Adalah atlet Korea Selatan, An Se Young yang mengalahkan Chen Yu Fei melalui pertarungan tiga set dengan skor 21-19, 16-21, dan 21-12.

Selepas ini, para pebulutangkis dunia akan menyeberang ke Indonesia untuk Indonesia Terbuka 2024. Adapun turnamen BWF World Tour Super 1000 itu akan dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta, 4-9 Juni mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H