AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, berhasil melewati putaran pertama Artic Terbuka 2024.
Fajar/Rian melangkah ke putaran kedua Artic Terbuka dengan cukup mulus usai mengandaskan wakil Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee.
Bertanding di Vantaa Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Rabu (9/10), Fajar/Rian mengunci tiket putaran kedua Artic Terbuka dengan kemenangan straight set dengan skor 21-13 dan 22-20 dalam durasi 42 menit.
"Lawan memang bermain sangat baik, seperti di akhir gim kedua tadi," kata Rian usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
"Tetapi, walaupun kami tertinggal, kami terus berkomunikasi bagaimana caranya agar bisa keluar dari tekanan lawan dan mendapatkan poin kembali."
Mereka mengakui adaptasi dalam dua hari terakhir cukup berdampak positif dengan penyesuaian terhadap cuaca dingin di Finlandia. Hal itu juga yang membuat laju shuttlecock sedikit lebih berat atau lambat.
Walau mampu meraih kemenangan dua set langsung, Fajar/Rian mengatakan hal itu tidak mereka dapatkan dengan mudah.
Apalagi di set kedua mereka sempat tertinggal 18-20 sebelum akhirnya membalik keadaan menjadi 22-20.
"Terutama dari pertahanan mereka yang cukup baik. Tetapi, saat kami tertinggal di poin 18-20, kami mencoba untuk lebih tenang dan sabar dalam melakukan serangan. Alhamdulillah hasilnya kami bisa memenangi pertandingan tadi," kata Fajar.
Di babak selanjutnya Fajar/Rian akan menantang duet ganda anyar Denmark, Rasmus Espersen/Christian Faust Kjaer.
Pun begitu, saat ini yang terpenting adalah bagaimana untuk bisa memulihkan kondisi mereka terlebih dahulu. Apalagi laga tersebut juga merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan.
"Untuk pertandingan besok tentu kami akan recovery terlebih dahulu dan melakukan evaluasi bersama pelatih. Setelah itu kami akan kembali fokus menghadapi babak 16 besar," kata Rian.
Sayang hasil positif yang didapatkan Fajar/Rian belum mampu diikuti oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Leo/Bagas harus menyerah di tangan unggulan delapan, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, melalui laga ketat (21-17, 18-21, dan 12-21).
"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, sayang di babak kedua dan ketiga lawan bermain cukup baik sehingga menyulitkan kami untuk mendapatkan poin. Selain itu, kami bermain dengan kurang sabar," jelas Leo.
"Meskipun kami sudah merubah strategi dengan berbagai pola, seperti dengan saya bermain di depan dan Leo dibelakang, namun tetap saja mereka bermain lebih baik," ucap Bagas menambahkan.