Pelatnas Malaysia Umumkan Pelatih Tunggal Putra 25 November, Mulyo Handoyo Masih Kandidat Terkuat?

AKURAT.CO, Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) menyatakan akan mengumumkan pelatih kepala sektor tunggal putra mereka pada 25 November mendatang.
“Pada 25 November kami akan mengumumkan,” kata Pelaksana Tugas Presiden BAM, Datuk V Subramaniam, Selasa (12/11), sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
“Semuanya hampir rampung, meskipun ada beberapa hal yang perlu dipastikan.”
Semula Direktur Kepelatihan BAM, Rexy Mainaky, menyatakan akan mengumumkan pelatih tunggal putra Pelatnas Bulutangkis Malaysia pada 10 Oktober silam.
Baca Juga: Pengganti Hendrawan di BAM Diumumkan Jumat Depan, Media Malaysia Sebut Mulyo Handoyo
Namun, hingga kini belum jua ada kabar pasti yang membuat sektor tunggal putra Akademi Bulutangkis Malaysia seakan-akan belum stabil.
“Kami tidak dengan sengaja menunda (pengumumam), tetapi kami tidak ingin terburu-buru,” kata Subramaniam.
“Setiap aspek mesti dipertimbangkan untuk memastikan pilihan terbaik untuk para pebulutangkis nasional kami.”
Menjadi perhatian bagi publik bulutangkis Indonesia karena salah satu kandidat adalah pelatih kawakan yang pernah membawa Taufik Hidayat menjadi juara Olimpiade Athena 2024, Mulyo Handoyo.
New Strait Times pada 8 Oktober bahkan sudah berani menulis tajuk bahwa “Mulyo adalah Orangnya BAM” untuk memberikan isyarat bahwa Malaysia memilih pelatih legendaris tersebut untuk tunggal putra mereka.
Baca Juga: Lee Chong Wei: Jika Kepelatihan BAM tetap Dipimpin Rexy Mainaky, Pertahankan Dia Sampai LA 2028
Selain Mulyo Handoyo, BAM juga disebutkan mengincar pelatih asal Denmark yang pernah mengasuh Viktor Axelsen, Kenneth Jonassen.
Terbaru muncul pula nama pelatih asal Spanyol, Pedro Rivas, yang membawa Carolina Marin meraih emas Olimpiade Rio De Janeiro 2016.
Juga ada nama pelatih Malaysia sendiri, Wong Tat Meng, yang melatih Lee Zii Jia yang kini bermain sebagai pebulutangkis independen. BAM membuka kemungkinan sejalan kontrak Wong Tat Meng dengan Zii Jia dikabarkan selesai akhir tahun ini.
Bisa dipahami mengapa BAM cukup berhati-hati sebelum memastikan pelatih tunggal putra karena proyeksi mereka adalah Olimpiade Los Angeles 2028.
Sementara sektor tunggal putra adalah salah satu sektor di mana Malaysia punya sejarah kuat dengan pemain seperti Lee Chong Wei dan Lee Zii Jia.
Los Angeles 2028 juga menjadi pertaruhan Direktur BAM saat ini yang juga legenda bulutangkis Indonesia, Rexy Mainaky, untuk mempersembahkan emas olimpiade pertama bagi Negeri Jiran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









