Akurat
Pemprov Sumsel

Waktu Singkat, Fadil Imran Sebut Pelatnas PBSI Pertahankan Sistem Promosi-Degradasi yang Sudah Ada

Leo Farhan | 18 November 2024, 16:29 WIB
Waktu Singkat, Fadil Imran Sebut Pelatnas PBSI Pertahankan Sistem Promosi-Degradasi yang Sudah Ada

AKURAT.CO, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI), Fadil Imran, mengatakan bahwa untuk sementara ini akan mekanisme lama untuk proses promosi dan degradasi atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) masih digunakan.

"Pengurus lama sudah melakukan itu. Kami akan membicarakan bagaimana mekanisme untuk promosi dan degradasi," kata Fadil Imran saat ditemui di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (18/11).

"Saya akan berbicara dengan pengurus lama dengan situasi ini. Kalau melihat waktu kan sangat mepet. Saya pikir mekanisme lama masih bisa kami lakukan, tetapi diskusi mendalam terkait mana yang terbaik juga perlu dilakukan."

Baca Juga: Pimpin PBSI Empat Tahun ke Depan, Fadil Imran Ingin Organisasi yang Modern dan Saintifik

Hal ini , kata pria yang juga menjabat sebagai Badan Pemelihara Keamanan Polri, itu berhubungan dengan kepengurusan PP PBSI yang baru bakalan dilantik pada akhir bulan ini.

Dia berharap seminggu sebelum itu nama-nama pengurus inti sudah final. Di antaranya unsur pimpinan, pembantu pimpinan, dan unsur pelaksana. Sedangkan untuk nama-nama pelatih dan struktur lainnya ke bawah akan menyusul.

Oleh karena itu, untuk proses promosi dan degradasi, Fadil menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melakukan hal tersebut pada awal tahun nanti. 

"Saya belum serah terima jabatan. Biasanya cuti tanggal 15 Desember. Jadi ndak mungkin dalam tempo 15 hari itu saya bisa mengukur mana yang harus degradasi dan mana yang harus dipanggil kembali," terang Fadil.

Perombakan dalam susunan keorganisasian PBSI dilakukan Fadil agar bisa kembali mendapatkan medali emas di ajang olimpiade.

Baca Juga: PBSI: Kami akan Bertanggungjawab atas Hasil di Olimpiade Paris ini

Namun, sebelum melangkah ke situ, ada batu lompatan yang harus di lewati atlet-atlet nasional seperti SEA Games, Asian Games, ataupun kejuaraan-kejuaraan utama lainnya yang menjadi target utama PBSI.

Fadil juga mengatakan tidak menutup kemungkinan bakal ada wajah baru dalam kepengurusan PBSI pimpinannya tersebut. Baik itu profesional, teknokrat, ataupun atlet yang memang mempunyai kapasitas.

"Saya berharap ke depan, atlet kita ini memiliki kemampuan manajerial di olahraga dan bukan hanya teknis," kata Fadil menjelaskan.

Fadil Imran terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) untuk periode 2024-2028.

Bakal menakhodai PP PBSI untuk empat tahun ke depan, langkah awal Fadil adalah dengan merombak susunan organisasi yang bakal dipimpinnya tersebut.

Untuk mewujudkan itu, PBSI menggandeng Dayalima Grup, sebuah firma konsultansi manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan rekrutmen yang telah berdiri selama lebih dari 25 tahun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H