Hendra Setiawan dan Mathias Boe Masuk Radar Pelatih Ganda Putra Pelatnas Malaysia

AKURAT.CO, Pebulutangkis Indonesia spesialis sektor ganda, Hendra Setiawan, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk gantung raket pada awal tahun depan setelah dua dekade mengharumkan nama Indonesia di dunia tepok bulu.
Pasangan Mohammad Ahsan itu sebelumnya menyatakan bahwa turnamen terakhir yang bakal diikutinya adalah Indonesia Masters 2025 yang bakal bergulir pada 21-26 Januari mendatang.
Pensiun sebagai atlet, Hendra Setiawan sempat mengutarakan niatnya untuk menjadi pelatih. Namun, sejauh ini hal tersebut masih sebatas wacana lantaran belum ada pernyataan resmi dari sang pemain.
Baca Juga: Hendra Setiawan Resmi Umumkan Pensiun, Indonesia Masters 2025 Turnamen Penutup
"Saya enggak punya lisensi (pelatih). Tapi saya akan pikirkan (jika ada tawaran). Kalau inginnya sih iya (jadi pelatih). Cuma ya balik lagi, saya bagaimana keluarga nanti gimana. Saya harus berunding dulu juga sama (klub) Jaya Raya," kata Hendra beberapa waktu lalu.
Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, disebut-sebut sebagai kandidat pelatih Pelatihan Nasional Malaysia untuk menggantikan Tan Bin Shen di sektor ganda putra mereka.
Tan Bin Shen yang pernah mengantarkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi Juara Dunia 2022 dan meraih perunggu Olimpiade Paris 2024 itu mundur setelah menerima tawaran melatih di Hong Kong.
Bukan cuma Hendra Setiawan, beberapa nama besar pelatih di dunia bulutangkis juga masuk dalam radar BAM (Asosiasi Bulutangkis Malaysia). Beberapa di antaranya adalah Herry Iman Pierngadi dan legenda ganda putra Denmark, Mathias Boe.
Baca Juga: Hendra Setiawan Sang Legenda, Maestro Permainan Net Menyongsong Hari-Hari Menuju Pensiun
Adapun Herry IP sudah tidak bertugas di PBSI, sementara Boe kontraknya sudah berakhir dengan India.
PBSI telah menunjuk Antonius Budi Arianto untuk menangani sektor ganda putra Pelatnas Cipayung untuk menggantukan Herry IP yang telah menjabat selama hampir dua dekade di PBSI.
Hengkangnya Herry IP diduga lantaran pelatih yang karib disapa Coach Naga Api gagal mempertahankan standar sektor ganda putra Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia yang dulunya sangat dominan sektor ini, belakangan mengalami keterpurukan.
Sementara Boe, kontraknya sebagai pelatih ganda putra India telah berakhir. Dia menjadi salah satu sosok yang memainkan peran penting dalam keberhasilan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di musim ini.
Malaysia telah memiliki satu pelatih asal Denmark, Kenneth Jonassen, yang akan memulai tugasnya sebagai pelatih sektor tunggal pada bulan depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








