Akurat
Pemprov Sumsel

Malaysia Terbuka: Putri Masih Konsisten, Tantang Ratu Bulutangkis Thailand di 8 Besar

Leo Farhan | 9 Januari 2025, 18:15 WIB
Malaysia Terbuka: Putri Masih Konsisten, Tantang Ratu Bulutangkis Thailand di 8 Besar

AKURAT.CO, Perjuangan Putri Kusuma Wardani di ajang Super 1000 Malaysia Terbuka 2025 terus berlanjut. Putri yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri berhasil mengamankan tiket perempat final.

Babak delapan besar Malaysia Terbuka diraih Putri Kusuma Wardani usai mengandaskan perlawanan wakil Denmark, Julie Dawall Jakobsen, dengan laga straight set 21-16 dan 21-12 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (9/1).

Hasil ini sekaligus mengantarkan Putri untuk menantang ratu bulutangkis Thailand, Ratchanok Intanon, yang juga berhasil mengamankan perempat final Malaysia Terbuka usai menaklukkan kompatriotnya, Pornpawee Chochuwong, dengan skor 21-14 dan 21-18.

Baca Juga: Malaysia Terbuka: Pelatih Tunggal Putri Sayangkan Gregoria dan Putri Bentrok Sejak Awal

"Senang bisa mencapai perempatfinal. Besok lawan Ratchanok Intanon, semoga saya bisa bermain tanpa beban dan mendapatkan hasil yang terbaik," kata Putri usai laga melalui keterangan resminya.

Ini merupakan pertemuan kedua Putri dengan Intanon. Di pertemuan pertama pada gelaran Malaysia Masters 2024 Putri mampu mencuri kemenangan dari mantan pebulutangkis peringkat satu dunia itu dengan skor 21-19 dan 21-19 di babak 16 besar.

Malaysia Terbuka adalah turnamen Super 1000 kedua yang pernah diikuti Putri sepanjang kariernya setelah Indonesia Terbuka 2024.

Baca Juga: Tembus 3 Final, Putri Kusuma Wardani Berusaha Jawab 'Omongan Miring' dengan Prestasi

Selain itu, ini juga merupakan turnamen pertama yang dilewatinya bersama kepala pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI yang baru, Imam Tohari. Dia mengaku sejauh ini tidak terlalu banyak perubahan yang harus diadaptasi

"Coach Imam tidak banyak mengubah pola permainan sejauh ini, hanya menambah sedikit saja kebiasaan-kebiasaannya dalam pukulan," jelas Putri.

Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri yang masih bertahan. Keberhasilannya mencapai babak perempat final membuat harapan tunggal putri mengakhiri paceklik gelar tetap terjaga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H