AKURAT.CO, Alwi Farhan tampil sempurna sepanjang Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia (BAMTC) 2025 yang bergulir di Conson Gymnasium, Qingdao, China, 11-16 Februari 2025.
Pasalnya, Alwi selalu mampu menyumbang poin ketika dipercaya turun memperkuat Tim Merah Putih sejak babak penyisihan grup hingga partai final melawan China, Minggu (16/2).
Pebulutangkis berusia 19 tahun itu cukup senang dengan penampilannya di BAMTC 202. Namun ia kurang puas lantaran masih banyak yang harus dia kejar lagi.
"Kalau dibilang puas, enggak. Karena masih banyak yang harus saya kejar lagi, masih banyak target yang harus saya capai di tahun ini," kata Alwi Farhan saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Senin (17/2).
Pada BAMTC 2025, Indonesia tidak menurunkan pemain senior pada sektor tunggal putra. Selain Alwi, Merah Putih juga diperkuat oleh Yohanes Saut Marcellyno.
Alwi tidak menampik ada beban saat menjalani pertandingan. Namun, dia tetap berusaha bagaimana untuk bisa mengontrol hal itu dan keluar dari tekanan pertandingan.
"Saya punya resep untuk turnamen beregu, untuk bagaimana cara mengatasi ketegangan. Mungkin agak sedikit tengil atau bagaimana, (tapi) itu salah satu cara saya untuk bisa lebih main tenang," kata pemilik emas SEA Games Kamboja 2023 itu.
Gelar juara pertama di BAMTC 2025 disebut juga sebagai pembuktian bahwa bulutangkis Indonesia masih memiliki 'taring' setelah akhir-akhir ini dianggap sudah mulai meredup.
"Saya rasa ini adalah salah satu ajang pembuktian juga buat kami, apalagi pemain muda seperti saya di sektor tunggal putra menurunkan pemain muda seperti saya sama bang Saut," kata Alwi.
"Walaupun mungkin untuk dibilang di tunggal putra, kami rankingnya yang paling, bisa dibilang, cukup paling bawah. Tapi, kami ingin menunjukkan walaupun ranking kami di bawah tapi kami bisa menunjukkan secara kualitas."
Jika dilihat secara peringkat, Alwi sementara ini ada di peringkat 43 dunia sedangkan Saut ada di peringkat 63 dunia. Sedangkan peringkat terbaik Indonesia di sektor tunggal ditempati oleh Jonatan Christie yang ada di peringkat tiga dunia.