AKURAT.CO, Dengan lutut terluka, An Se Young masih mampu mengamankan satu tiket pada babak final Indonesia Terbuka 2025 usai mengatasi perlawanan unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi.
Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/6), unggulan satu Indonesia Terbuka asal Korea Selatan itu melangkah ke partai puncak dengan kemenangan straight set dengan skor 21-18 dan 21-17.
Walau sempat mengalami luka di lutut kiri, namun hal itu tidak menghalanginya untuk tampil penuh determinasi dan mendominasi laga semifinal pertama sektor tunggal putri Indonesia Terbuka tahun ini.
"Saya tahu hari ini saya tidak akan menghadapi laga yang mudah. Tapi, saya senang bisa mengeluarkan bentuk permainan terbaik saya dan memenangkan pertandingan ini," kata An Se Young selepas laga.
"Tidak berpengaruh (luka di lutut). Karena ya semua atlet kan juga pernah cedera."
Disinggung mengenai keinginan untuk menambah koleksi gelar Super 1000 setelah All England dan Malaysia Terbuka, An menegaskan bahwa dia memang menargetkan menang di setiap turnamen yang diikuti.
"Saya tidak hanya mengincar gelar ini (Indonesia Terbuka 2025), tapi semua turnamen yang saya ikuti, saya fokus untuk bisa menang," kata peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu.
Di babak selanjutnya, An bakalan menantang salah satu wakil China antara Wang Zhi Yi atau Han Yue yang saat ini masih saling berhadapan untuk satu tiket final terakhir.
Disinggung siapa lawan yang ingin dihadapi, An menyebut atlet China semuanya kuat dan tidak ada yang mudah dihadapi. Jadi untuk laga selanjutnya dia hanya akan fokus pada penampilannya sendiri.
"Mungkin saya akan meningkatkan apa yang saya bisa dan saya miliki. Dan mungkin juga menyaksikan video rekaman (calon lawan)," jelas An.