China Terbuka: Kalahkan Wakil Jepang, Gregoria Raih Kemenangan Perdana Usai 3 Bulan Absen
Leo Farhan | 22 Juli 2025, 18:02 WIB

AKURAT.CO, Gregoria Mariska Tunjung sukses mengamankan tiket 16 besar China Terbuka 2025 usai mengalahkan wakil Jepang, Kaoru Sugiyama.
Gregoria Mariska Tunjung menang dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-9 atas Sugiyama pada laga pembuka China Terbuka di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Selasa (22/7).
Kemenangan di China Terbuka ini adalah kemenangan perdana Jorji-sapaan Gregoria-setelah tiga bulan absen lantaran menderita vertigo. Sekaligus merupakan yang pertama dari dua kejuaraan terakhir yang diikutinya.
Baca Juga: Jepang Terbuka: Jonatan Christie dan Gregoria Mariska Langsung Tersingkir di Putaran Pertama
Walau menang meyakinkan, Gregoria yang datang sebagai unggulan kedelapan turnamen ini mengakui belum sepenuhnya puas dengan kondisi performa dan adaptasi lapangan. Terutama setelah penampilan yang kurang maksimal pada pekan sebelumnya di Jepang Terbuka.
"Performa saya di minggu lalu jauh di bawah dengan yang saya inginkan, bukan hanya tentang hasil tapi secara permainan saya sama sekali tidak puas dan tidak senang," ujar Gregoria usai laga melalui keterangan resminya.
Gregoria sempat kesulitan dengan hembusan angin yang mempengaruhi kontrol permainannya pada gim pertama. Ia mengaku tempo permainan sempat berantakan dan lawan justru lebih agresif menekan. Namun, pengalaman berbicara saat duel memasuki adu setting.
"Di hari ini pun saya cukup kesulitan dengan kondisi lapangan yang cukup berangin. Tapi beruntung di saat adu setting saya tidak membuang kesempatan. Keunggulan di gim pertama sangat menentukan," jelasnya.
Baca Juga: Jepang Terbuka 2025: Tunggal Putri Gatot! Imam Tohari Soroti Ritme Gregoria dan Fokus Putri
Gregoria tampil jauh lebih solid di gim kedua. Dengan kepercayaan diri yang meningkat dan kondisi angin yang lebih bersahabat, ia mampu mendikte permainan lawan dengan tempo dan strategi yang diinginkan.
"Di gim kedua selain percaya diri yang sudah makin tumbuh, kondisi lapangan juga lebih enak untuk menerapkan permainan. Saya juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri," kata atlet tunggal putri peringkat sembilan dunia itu.
Kemenangan ini menjadi langkah awal yang positif bagi Gregoria dalam upayanya meraih gelar juara Super 1000 tersebut.
Di babak selanjutnya, Jorji bakal menantang wakil Chinese Taipei, Lin Hsiang Ti, yang sebelumnya lolos usai menyingkirkan wakil India, Anupama Upadhyaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









