Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Alwi Farhan Tantang Kunlavut Usai Kalahkan Lin Chun Yi, Sabar/Reza Tersingkir

Leo Farhan | 28 Agustus 2025, 13:03 WIB
Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Alwi Farhan Tantang Kunlavut Usai Kalahkan Lin Chun Yi, Sabar/Reza Tersingkir
 
 
AKURAT.CO, Alwi Farhan mampu menghadirkan kejutan pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 dengan menumbangkan unggulan ke-12 asal Chinese Taipei, Lin Chun Yi, dengan skor 21-17 dan 22-20 di Adidas Arena, Paris, Prancis, Rabu (27/8).
 
Walau sempat terjadi pertarungan sengit pada set kedua, Alwi Farhan mengaku bersyukur bisa melewati laga krusial ini setelah menyiapkan strategi matang bersama pelatih.
 
"Alhamdulillah bersyukur banget untuk pertandingan hari ini bisa menang, setelah menyiapkan strategi dan fokus dari pagi bersama pelatih dan tentunya tidak lepas dari dukungan pelatih dan Tuhan," kata Alwi Farhan usai laga melalui keterangan resminya.
 
 
"Hari ini saya bisa menjalankan strategi dengan baik, stroke harus rapi untuk menahan dan membatasi serangan, lalu footwork juga lebih aktif, sabar dan ulet, di samping itu juga melakukan serangan balik."
 
Selain itu, pengalaman pahit saat kalah di Australia Terbuka 2024 lalu mampu menjadi pelecut semangatnya pada laga ini.
 
"Saya masih ingat rasa sakitnya di Australia Open, sudah mimpin 20-16 tapi harus kalah. Jadi di sini saya ingin sekali mencoba untuk bisa memenangi pertandingan dan alhamdulillah hasilnya bisa mengikuti," ujarnya.
 
Kemenangan ini membawa Alwi melangkah ke babak 16 besar untuk menantang unggulan tiga asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Jika mampu mengatasi laga ini Alwi berpeluang menghadapi Jonatan Christie di putaran selanjutnya.
 
 
Namun, hasil berbeda diraih sektor ganda putra. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus angkat koper setelah kalah dramatis dari pasangan Denmark, Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard, dengan skor ketat 18-21, 21-18, dan 24-26.
 
Sabar mengaku kecewa karena gagal memaksimalkan peluang saat unggul di gim ketiga. Apalagi ini adalah debut mereka di Kejuaraan Dunia Bulutangkis.
 
"Tadi sudah mencoba memberikan yang terbaik, tapi ada beberapa kesalahan teknis seperti salah mengontrol bola, buru-buru, jadi saat sudah leading di gim ketiga malah kekejar," jelas Sabar.
 
"Reza juga di game terakhir agak ketarik pahanya. Terus di poin setting 24-24 kita kena fault, itu sangat merugikan."
 
Reza menyoroti keputusan service fault yang berulang kali dijatuhkan wasit. Walau biasanya di setiap turnamen ia pernah mendapatkan fault service, tapi tidak sampai 5-6 kali seperti ini.
 
"Yang paling parah di poin setting tadi, padahal kita melakukan service pendek bukan service flick. Jadi rada membingungkan, sebenarnya standar BWF itu seperti apa, karena dari dulu servis kita ya begitu-begitu saja," kata Reza.
 
Meski kecewa, Reza tetap memberi kredit kepada Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard yang bermain stabil dan konsisten ketika meladeni perubahan-perubahan pola permainan Sabar/Reza.
 
Dengan hasil ini, Indonesia sudah memiliki dua wakil di babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 dari sektor tunggal putra lewat Alwi Farhan dan Jonatan Christie.
 
Sementara dari sektor ganda putra, dengan teraingkirnya Sabar/Reza, tim Merah Putih akan berharap pada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H