Rebut 2 Gelar di 4 Turnamen Eropa, Jonatan Christie Lebihi Ekspektasi Pasca Tinggalkan Pelatnas PBSI

AKURAT.CO, Berakhir sudah tur Eropa untuk tahun 2025 bagi pebulutangkis Indonesia. Hylo Terbuka yang rampung akhir pekan lalu menjadi turnamen terakhir di Benua Biru.
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih juara dalam rangkaian empat turnamen Eropa tersebut. Jonatan menang di Denmark Terbuka dan di Hylo Terbuka.
Pada partai final di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu (2/11), Jonatan Christie menjadi kampiun Hylo Terbuka dengan menumbangkan atlet asal Denmark, Magnus Johannesen, dengan skor 21-14 dan 21-14.
Baca Juga: Hylo Terbuka: Indonesia Kirim Tiga Wakil ke Final, Sabar/Reza, Jonatan, dan Putri KW Tampil Gemilang
Sementara di Denmark, Jojo–sapaan Jonatan–mengalahkan musuh bebuyutannya asal China, Shi Yu Qi. Pada laga yang digelar di Odense, Denmark, 19 Oktober, itu, Jonatan menang dengan skor 13-21, 21-15, dan 21-15.
“Pencapaian di tur Eropa ini di atas ekspektasi saya karena fokusnya adalah melakukan saja yang maksimal dan lebih menikmati pertandingan demi pertandingan,” kata Jonatan sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI, Senin (3/11).
Sebelum berangkat ke Eropa, Jonatan juga memetik satu trofi di Korea Terbuka. Bermain di Suwon, Korea Selatan, 28 September, Jonatan mengalahkan Anders Antonsen asal Denmark di final dengan skor 21-10, 15-21, dan 21-17.
Capaian ini kian mengesankan karena Jonatan sendiri meraihnya tidak lagi dengan status pemain binaan Pelatnas PBSI. Bersama Chico Aura Dwi Wardoyo, Jonatan memilih bermain secara independen sejak Mei lalu.
Baca Juga: Hylo Terbuka: Sabar/Reza dan Putri KW Menang, Indonesia Punya Tiga Wakil di Semifinal
“Ada campur tangan Tuhan dalam apa yang saya raih sejauh ini. Tiga gelar dalam empat turnamen terakhir sesuatu yang tidak terpikirkan ketika hasil kurang bagus sejak keluar tim nasional ditambah proses rehab yang masih berjalan. Saya sangat bersyukur,” kata Jonatan.
Khusus di Hylo Terbuka, Indonesia sejatinya mengirimkan tiga wakil di partai final. Selain Jonatan, ada Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di ganda putra dan Putri Kusuma Wardani di tunggal putri.
Sayangnya, di final Sabar/Reza kalah dengan skor 19-21 dan 18-21 atas duet asal Chinese Taipei, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin. Sementara Putri mengakui keunggulan wakil Denmark, Mia Blichfeldt, dengan skor 11-21, 21-7, dan 12-21.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







