AKURAT.CO, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi mengesahkan sejumlah pembaruan aturan mereka dalam Laws and Regulations setelah melangsungkan rapat Dewan BWF pada 8 November 2025 silam di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sejumlah poin penting mencakup format baru penyelenggaraan kejuaraan kontinental, pembentukan daftar pemain cadangan untuk Kejuaraan Dunia, revisi sistem poin peringkat, hingga perubahan signifikan di para bulutangkis.
Dikutip laman resmi BWF, salah satu keputusan utama hasil pertemuan itu adalah pemberian fleksibilitas bagi konfederasi kontinental untuk menggelar Kejuaraan Junior dan Kejuaraan Kontinental Individual pada pekan yang sama.
Baca Juga: BWF Ubah Format Piala Suhandinata 2025, Ganti Relay Skor 110 Poin dengan Relay Skor 3x45
Aturan baru dalam General Competition Regulations 5.1 ini memungkinkan kejuaraan kelompok umur dilangsungkan beriringan dengan turnamen senior, baik nomor individu, beregu putra-putri, maupun campuran.
Pada level tertinggi, Kejuaraan Dunia BWF juga mengalami penyesuaian. Mulai edisi berikutnya, BWF akan memberlakukan daftar pemain cadangan untuk mengisi slot kosong setelah undian dirilis. Kebijakan baru ini tercatat dalam Section 5.2.1.
Di sisi peringkat dunia, sistem perhitungan poin pada turnamen beregu diperbarui untuk pasangan dengan notional rankings atau peringkat abstrak yang telah disesuaikan. Revisi tersebut tercantum dalam Section 5.3.2.1 dan mulai diterapkan pada kalender kompetisi mendatang.
Baca Juga: BWF Setujui Permintaan Proteksi Poin Daniel Marthin, Berlaku Selama 3 Bulan sampai 16 Agustus
Perubahan besar juga hadir di para bulutangkis. Kategori Short Stature (SH6) untuk ganda campuran kini memperluas jumlah peserta mulai 15 Februari 2026, setelah Kejuaraan Dunia Para Badminton 2026.
Selain itu, sejumlah aturan juga turut diperbarui, salah satunya adalah penghapusan pengurangan poin untuk pertandingan antartim negara yang berakhir mundur atau retired.
Sementara itu, nomor ganda putra Standing Lower (SL3–SL4) akan berubah menjadi Standing Lower–Standing Upper (SL3–SU5). Perubahan ini juga mulai berlaku pada 15 Februari 2026, seperti tertera pada Section 5.5.9.
Serangkaian regulasi baru ini diharapkan memperkuat struktur kompetisi global dan menciptakan sistem yang lebih adaptif bagi atlet, federasi, serta penyelenggara turnamen.