Akurat
Pemprov Sumsel

All England: Jafar/Felisha Segel Tiket 16 Besar, Derbi Merah Putih Kembali Hadir di Ganda Campuran

Dian Eko Prasetio | 4 Maret 2026, 21:49 WIB
All England: Jafar/Felisha Segel Tiket 16 Besar, Derbi Merah Putih Kembali Hadir di Ganda Campuran
Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, saat menghadapi duet asal China, Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying, di babak 32 besar All England 2026 di Birmingham, Inggris, Rabu (4/3/2026). PBSI

AKURAT.CO, Debut manis kembali diukir wakil muda Indonesia di panggung All England 2026. Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu sukses melaju ke babak 16 besar usai menumbangkan wakil China, Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying.

Jafar/Felisha menang dua gim langsung dengan skor ketat 24-22 dan 21-13 pada laga All England yang bergulir di Utilita Arena, Birmingham, Rabu 4 Maret 2026. Kemenangan ini memastikan satu lagi wakil Indonesia menembus babak kedua turnamen level Super 1000 tersebut.

Gim pertama berjalan sangat sengit. Kejar-mengejar angka terjadi hingga menyentuh setting 24-22. Felisha mengakui bahwa lawan tampil sangat ngotot, namun mereka berhasil menemukan pola permainan yang tepat di saat-saat krusial.

"Pasangan lawan bermain cukup bagus, kami coba meladeni tapi malah banyak kehilangan angka. Wajar di pertandingan pertama tadi mainnya saling menekan. Di akhir gim pertama kami coba cari lagi polanya, terapkan, dan berhasil," kata Felisha usai laga.

Kemenangan dramatis di gim pertama menjadi modal berharga bagi Jafar/Felisha untuk tampil lebih dominan di gim kedua. Jafar menyebut keberhasilan mencuri gim pembuka membuat mereka jauh lebih rileks dalam mengatur ritme.

"Alhamdulillah bisa menang tanpa cedera, tapi memang mainnya masih belum 100 persen. Di gim kedua karena sudah ambil gim pertama jadi lebih enak, lebih bisa atur tempo dan tahu bola-bolanya harus diarahkan ke mana," tambah Jafar.

Derbi Merah Putih Melawan Amri/Nita

Sayangnya, euforia kemenangan ini harus sedikit terganggu oleh kenyataan pahit di babak 16 besar. Akibat perubahan undian (drawing), Jafar/Felisha dipastikan harus terlibat "perang saudara" melawan kompatriotnya di Pelatnas Cipayung, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Amri/Nita sendiri sudah lebih dulu lolos setelah menyingkirkan wakil Jerman, Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen. Felisha pun menyayangkan hasil undian yang memaksa salah satu wakil Indonesia harus gugur lebih awal.

"Sayang memang saat undian berubah, kami langsung harus ketemu teman sendiri di 16 besar. Kalau seperti undian awal kan mungkin bisa sama-sama lolos. Kalau besok, salah satu pasti harus kalah," jelas Felisha.

Laga derbi besok diprediksi akan berjalan sangat alot. Kedua pasangan sudah sangat mengenal karakter permainan satu sama lain karena sering berlatih bersama di Cipayung.

Amri/Nita yang tampil solid saat menekuk wakil Jerman akan diuji oleh agresivitas Jafar/Felisha yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai mendepak wakil China.

Siapa pun pemenangnya, Indonesia sudah mengamankan satu tempat di babak perempat final ganda campuran. Namun bagi Jafar/Felisha, laga besok bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan pembuktian siapa yang lebih siap secara mental di atas lapangan Utilita Arena.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.