Piala Thomas: Bertumpu di Sektor Ganda, Bisakah Malaysia Mematahkan Kutukan 34 Tahun?

AKURAT.CO, Untuk kesekiankalinya, Malaysia akan berupaya mematahkan kutukan tak pernah menjuarai Piala Thomas sejak kali terakhir pada 1992 ketika mereka bertindak sebagai tuan rumah.
Kini, dengan sentuhan dua figur penting bulutangkis Indonesia yang bekerja untuk Asosiasi Badminton Malaysia (BAM), Rexy Mainaky dan Herry Iman Pierngadi, apakah peluang Negeri Jiran cukup terbuka?
Herry Iman Pierngadi aka Herry IP yang bertindak sebagai Pelatih Kepala Sektor Ganda Putra Malaysia tampaknya secara gamblang menyatakan bahwa anak asuhnya adalah tulang punggung pencari poin.
Dalam setiap pertandingan pada Piala Thomas 2026 yang akan digelar di Horsens, Denmark, mulai Jumat (24/4/2026), nanti, Herry IP menegaskan bahwa pasukannya mesti mendapat dua poin.
Dengan skema lima partai yang terdiri dari tiga tunggal dan dua ganda, maka Herry menginginkan sektor ganda putra Malaysia memenangi seluruh partai yang mereka mainkan.
“Target kami adalah memenangi dua angka dari ganda, meskipun itu tidak akan mudah,” kata Herry IP sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
“Kami akan melakukan bagian kami untuk membantu Malaysia menang, tidak hanya di pertandingan grup tetapi juga di fase gugur.”
Herry IP tidak salah karena Malaysia memang punya keunggulan di sektor ganda putra. Pasangan terbaiknya, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, saat ini adalah duet ranking dua dunia.
Sedangkan dua pasangan lainnya, Man Wei Chong/Tee Kai Wun dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, menduduki ranking enam dan tujuh dunia.
Namun begitu, persaingan di ganda putra juga bakal ketat. Sebab Korea Selatan punya Seo Seung-jae/Kim Won-ho yang merupakan duet ranking satu dunia dan Liang Wengkeng/Wang Chang asal China di posisi ketiga.
Adapun Indonesia punya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ranking kelima dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di ranking kesembilan.
Sektor Tunggal Bakal Krusial di Piala Thomas
Tak pelak, jika Malaysia ingin membawa pulang Piala Thomas, mereka juga harus bersikeras mencari poin di nomor tunggal. Saat ini, di sektor tunggal dunia tidak ada yang terlalu dominan.
Masalahnya, Malaysia hanya punya Lee Zii Jia yang di atas kertas bisa diandalkan. Pemain berusia 28 tahun ini adalah atlet berpengalaman yang pernah menjadi juara All England.
Yang lain adalah Leong Hun Jao di ranking ke-23 dunia dan Justin Hoh di ranking ke-40.
Mereka akan bersaing dengan China yang punya Shi Yuqi dan Li Shifeng. Dari Indonesia ada Jonatan Christie dan Alwi Farhan sementara posisi ranking satu dunia di nomor tunggal saat ini berada di tangan pemain Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








