Malaysia Masters: Antiklimaks, Leo/Daniel Langsung Angkat Koper di Putaran Pertama

AKURAT.CO, Hasil mengejutkan dan terbilang antiklimaks harus diterima oleh pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Hanya berselang tiga hari setelah merayakan pesta juara di Thailand Terbuka, mereka justru langsung tersingkir di putaran pertama Malaysia Masters 2026.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Rabu (20/5), Leo/Daniel dipaksa menyerah dari wakil China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, lewat drama rubber gim dengan skor 19-21, 21-13, dan 15-21 di pertandingan pembuka Malaysia Masters.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Leo/Daniel yang datang ke Kuala Lumpur dengan status sebagai salah satu favorit juara Malaysia Masters.
Daniel mengakui bahwa pasangan China bermain jauh lebih siap dan taktis, sementara mereka justru kerap melakukan kesalahan sendiri-sendiri.
"Hari ini mereka bermain lebih baik, kami juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim ketiga terutama, saya melakukan kesalahan di poin-poin kritis," kata Daniel kecewa.
Walau tidak dalam kondisi terbaik, Daniel menegaskan bahwa faktor kelelahan fisik usai bermain spartan di Bangkok pekan lalu tidak bisa dijadikan alasan atas hasil minor ini.
"Secara kondisi kebugaran cukup aman, tidak terlalu berpengaruh untuk hasil tadi. Kami memang harus lebih siap lagi, karena setelah kemarin juara tapi sekarang kalah di babak pertama, itu kurang bagus," jelas Daniel.
Senada dengan pasangannya, Leo menyebut hasil ini di luar ekspektasi tim. Kendati demikian, ia langsung mengalihkan fokus untuk turnamen akbar di rumah sendiri, Indonesia Terbuka 2026, dua pekan mendatang.
"Di Malaysia Masters ini hasilnya tidak sesuai harapan, pelajaran bagi kami untuk ke Indonesia Open dua minggu ke depan. Kami harus berlatih lebih keras lagi. Kami harus lebih cepat dalam adaptasi dan pengambilan keputusan di lapangan dengan perubahan-perubahan kondisi," tutur Leo.
Thalita Wiryawan Turut Terhenti di Malaysia Masters, Fisik Jadi Evaluasi Utama
Hasil negatif kian lengkap setelah mutiara muda sektor tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan, juga harus menghentikan perjalanannya. Tren positif Thalita dari babak kualifikasi terputus usai diadang wakil India, Ashmita Chaliha, dengan skor 16-21 dan 13-21.
Thalita sejatinya sempat memulai laga dengan sangat meyakinkan setelah memimpin telak 10-4 di gim pertama. Namun, momentum tersebut lepas begitu saja setelah lawan membalikkan keadaan.
"Saya akui lawan hari ini lebih siap. Dari power-nya lebih matang, sementara saya kurang menjaga di pertahanannya, banyak tembus dari dia. Setelah unggul 10-4 di gim pertama, saya jadi kalah cepat serangannya. Setelah itu, kontrol permainan ada di dia dan saya tidak bisa keluar dari tekanan," jelas Thalita.
Remaja berusia 18 tahun ini mengakui bahwa ketatnya atmosfer dua turnamen beruntun di Thailand dan Malaysia menguras habis ketahanan fisiknya. Target besar pun langsung dicanangkan setibanya di Jakarta nanti.
"Saya menyadari masih banyak kurangnya, terutama dari segi fisik, dan dua turnamen ini cukup terasa. Jadi pulang dari sini pasti akan terus meningkatkan fisik, power, dan tekniknya. Saya akan lebih giat lagi latihannya," kata Thalita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








