Akurat Logo

Menlu Iran Abbas Araghchi Klaim Teheran Menang dalam Perang dan Diplomasi

Fitra Iskandar | 18 Agustus 2026, 14:45 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi Klaim Teheran Menang dalam Perang dan Diplomasi
Menlu Iran Abbas Araghchi. Foto: Anadolu

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran berhasil meraih kemenangan dalam perang sekaligus diplomasi setelah menghadapi tekanan militer terkoordinasi selama beberapa hari.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam sebuah acara publik pada Selasa, sebagaimana dilaporkan kantor berita Tasnim.

Araghchi mengatakan Iran mampu menghadapi kekuatan militer besar yang didukung oleh sejumlah negara Barat dan beberapa negara di kawasan.

Menurutnya, Iran tidak hanya bertahan menghadapi tekanan militer, tetapi juga berhasil mempertahankan posisinya dalam jalur diplomasi.

Mereka yang Tuntut Iran Menyerah Justru Minta Negosiasi

Araghchi mengklaim pihak-pihak yang sebelumnya menuntut Iran menyerah tanpa syarat justru mengubah sikap setelah konflik pecah.

“Orang-orang yang menginginkan penyerahan tanpa syarat, tidak lama setelah perang dimulai, justru memohon untuk bernegosiasi,” kata Araghchi.

Menurutnya, perubahan sikap tersebut menunjukkan bahwa tekanan militer terhadap Iran tidak berhasil memaksa Teheran menerima tuntutan lawan.

Araghchi menegaskan Iran memilih terus melakukan perlawanan hingga pihak lawan menerima penghentian permusuhan berdasarkan persyaratan yang diajukan Teheran.

“Kami berperang dengan kekuatan dan kami bernegosiasi dengan kekuatan,” ujarnya.

Iran Klaim Menang dalam Perang dan Diplomasi

Araghchi juga mengatakan sejumlah menteri luar negeri dari negara lain kemudian menyampaikan penilaian bahwa Iran berhasil meraih kemenangan di dua medan sekaligus.

“Mereka mengatakan kepada saya: Anda menang dalam perang dan diplomasi,” kata Araghchi.

Menurutnya, posisi Iran dalam proses diplomasi tidak dapat dipisahkan dari kemampuan negara tersebut menghadapi tekanan militer.

Ia menyebut Teheran sempat menolak sejumlah proposal gencatan senjata sebelum akhirnya terus berjuang sampai tercapai penghentian permusuhan yang sesuai dengan kepentingan Iran.

Trump Desak Iran Kibarkan Bendera Putih

Pernyataan Araghchi muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan tuntutan keras kepada Iran.

Pada Senin, Trump menyerukan agar Iran menyerah dan “mengibarkan bendera putih” di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Seruan tersebut menunjukkan bahwa perbedaan posisi antara Amerika Serikat dan Iran masih sangat tajam di tengah situasi keamanan regional yang belum sepenuhnya mereda.

Trump sebelumnya juga berulang kali menyampaikan tekanan terhadap pemerintah Iran agar mengambil langkah yang sesuai dengan tuntutan Washington.

Teheran Pertahankan Narasi Kemenangan

Pernyataan Araghchi memperlihatkan upaya pemerintah Iran mempertahankan narasi bahwa Teheran berhasil melewati tekanan militer sekaligus mempertahankan posisi tawarnya di meja perundingan.

Bagi Iran, kemampuan mempertahankan tuntutan selama konflik dan kemudian mencapai penghentian permusuhan dinilai sebagai keberhasilan strategis.

Sumber: Yenisafak

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.