Akurat Logo

Australia Terbuka: Kian Matang Pasca Cedera, Rehan/Gloria Amankan Tiket Perempat Final

Dian Eko Prasetio | 11 Juni 2026, 15:40 WIB
Australia Terbuka: Kian Matang Pasca Cedera, Rehan/Gloria Amankan Tiket Perempat Final
Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, saat tampil menghadapi wakil Chinese Taipei, Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui, di babak 16 besar Australia Terbuka 2026 di Sydney, Kamis (11/6/2026). PBSI

AKURAT.CO, Hasil positif berhasil dipetik oleh pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, pada babak 16 besar turnamen BWF World Tour Super 500 Australian Open 2026.

Bertanding di Quaycentre, Sydney, Australia, Kamis (11/6) waktu setempat, pasangan yang menempati posisi unggulan kedelapan ini tampil solid sejak awal laga Australia Terbuka kali ini.

Rehan/Gloria menyudahi perlawanan wakil Chinese Taipei, Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui, lewat straight game dengan skor 21-16 dan 21-17.

Keberhasilan menembus babak delapan besar Australia Terbuka 2026 sangat bermakna bagi Rehan/Gloria. Pasalnya, turnamen di Sydney ini merupakan panggung ketiga mereka setelah Rehan sempat menepi akibat dibekap cedera lutut.

Ditemui usai laga, Rehan mengungkapkan rasa syukurnya karena strategi permainan yang mereka siapkan bisa berjalan mulus di lapangan tanpa kendala fisik yang berarti.

"Apa yang kita terapkan bisa sesuai dengan yang diinginkan. Walaupun ini sudah pertandingan ketiga saya setelah cedera, saya mau tetap pelan-pelan saja, step by step. Yang penting tetap jaga lutut, tetap jaga badan juga di setiap hari. Jaga hati juga, fokus, pikiran semua," jelas Rehan.

Rehan juga menambahkan bahwa kegagalan di dua turnamen beruntun sebelumnya, yakni Singapura Terbuka dan Indonesia Terbuka pekan lalu, memberikan pelajaran berharga bagi mereka untuk tampil lebih tenang di poin-poin tua.

https://akurat.co/badminton/864439/australia-terbuka-kalahkan-pemain-tangguh-alwi-farhan-dan-ubed-melenggang-di-sydney

Hal senada juga turut diungkapkan oleh Gloria. Baginya, mampu menjaga konsistensi performa hingga melaju ke babak perempat final dalam masa comeback pascacederanya sang partner merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

"Rasanya senang bisa ke perempat final di pertandingan ketiga comeback dengan Rehan. Walaupun step by step, kami bisa sampai di level ini pun sangat luar biasa, bisa bertahan sampai sekarang sangat bersyukur," kata Gloria.

Kendati demikian, Gloria menegaskan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri. Berkaca dari rentetan hasil minor pada musim lalu, pemain berpostur jangkung ini menyoroti fokus penyelesaian akhir sebagai pekerjaan rumah utama yang harus segera mereka tuntaskan di babak delapan besar esok hari.

"PR-nya kita kan dari tahun lalu itu adalah finishing ya. Maksudnya di mana kami sudah unggul tapi enggak bisa menyelesaikan jadi kalah. Kami ingin memperbaiki hal ini dan semoga ke depan bisa lebih enjoy dan menikmati pertandingan lagi," kata Gloria.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.