Akurat
Pemprov Sumsel

Meski Sedang Diperiksa, Christian Horner Tegaskan Red Bull Fokus ke Seri Pembuka di Bahrain

Riandar Fata Hudaya | 16 Februari 2024, 18:40 WIB
Meski Sedang Diperiksa, Christian Horner Tegaskan Red Bull Fokus ke Seri Pembuka di Bahrain

AKURAT.CO, Kepala Tim Red Bull, Christian Horner, menegaskan bahwa ia akan tetap bekerja seperti biasa di tengah pemeriksaan atas tuduhan perilaku tak pantas yang diarahkan padanya.

Christian Horner mengatakan bahwa saat ini Red Bull sedang bersiap untuk balapan seri pertama Formula One (F1) 2024 di Bahrain. Suami eks anggota kelompok musik Spice Girls, Geri Halliwell, ini menyebut timnya masih dalam kondisi fokus.

“Dengar, saya kira momen-momen ketidakpastian membawa kami bersama dan saya tidak pernah melihat tim semakin bersama dan mendukung ketimbang sebelumnya,” kata Christian Horner sebagaimana dipetik dari Crash.

Baca Juga: Bos Red Bull Christian Horner Diperiksa atas Tuduhan Perilaku tak Pantas terhadap Stafnya

“Semua orang fokus pada satu hal, yakni performa mobil yang akan dikeluarkan dan mempertahankan dua gelar juara dunia (pembalap dan konstruktor yang kami raih dengan kerja keras di beberapa tahun terakhir.”

Horner saat ini sedang dalam penyelidikan dugaan perilaku yang tak layak terhadap sejumlah staf wanita di Red Bull. Tuduhan ini berpotensi membuat Horner kehilangan posisi Kepala Tim Red Bull yang sudah didudukinya sejak 2005.

Horner juga menegaskan bahwa ia masih mendapat dukungan dari internal Red Bull dan industri F1 secara keseluruhan. Pria berkebangsaan Inggris berusia 50 tahun tersebut kembali menolak tuduhan yang diarahkan padanya.

“Saya merasakan dukungan dari dalam bisnis, dari dalam rekanan-rekanan kami, dari dalam industri–sangat besar,” kata Horner.

Baca Juga: Bos Red Bull Christian Horner Dijadwalkan Diinterogasi Ketat di London Hari Ini

“Menang ada proses yang sedang dilakukan saat ini. Beberapa tuduhan muncul, yang saya bantah sepenuhnya dan saya mematuhi penuh dengan proses dan akan terus melakukannya sampai selesai.”

Tuduhan perilaku tak layak ini datang ke arah Horner ketika ia sedang berada di puncak kesuksesannya bersama Red Bull.

Ia memimpin Red Bull menjadi juara dunia konstruktor F1 di dua musim terakhir dan Max Verstappen sebagai pembalap juara di tiga tahun terakhir.

Saat ini, Red Bull dan seluruh tim F1 akan bersiap untuk tiga seri pembuka di sepanjang Maret. Dimulai pada 2 Maret di Bahrain, kemudian 10 Maret di Arab Saudi, dan 24 Maret di Australia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.