Dihukum karena Mengucapkan Kata 'Fucked', Max Verstappen Ancam Bakal Tinggalkan F1

AKURAT.CO, Urusan kata-kata menyumpah dan dianggap kotor di kalangan pembalap Formula One (F1) ternyata membawa dampak yang cukup serius.
Terbaru, juara bertahan dari Red Bull, Max Verstappen, mempertimbangkan bakal meninggalkan F1 setelah ia disanksi oleh Federasi Otomobil Internasional (FIA) karena menyumpah.
“Semua orang berusaha melewati batas, semua orang dalam pertarungan ini, bahkan di belakang grid,” kata Max Verstappen pada konferensi pers pasca F1 GP Singapura 2024 di Singapura, Minggu (22/9), sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Lewis Hamilton Nilai Ucapan Presiden FIA Soal 'Rapper' Mengandung Unsur Rasisme
“Tetapi jika Anda harus menghadapi semua hal konyol ini, bagi saya, tidak ada lagi jalan untuk terus di olahraga ini, itu sudah pasti.”
Max Verstappen disanksi hukuman kerja sosial karena dianggap mengeluarkan ucapan tak pantas di sesi konferensi pers menjelang F1 GP Singapura pada Kamis (19/9) silam.
Ketika itu, Verstappen menggunakan kata “fucked” yang bisa diartikan “kacau” dalam Bahasa Indonesia untuk menggambarkan kondisi mobilnya di seri sebelumnya di Azerbaijan.
Soal sanksi mengucapkan kata-kata yang dianggap tak pantas memang menjadi polemik dalam sepekan terakhir. Dipicu oleh pernyataan Presiden FIA, Mohamed Ben Sulayem, yang menganggap hal tersebut tak layak didengar oleh penonton F1.
Baca Juga: F1 GP Singapura: Lando Norris Raih Kemenangan Ketiga, Pangkas Selisih dari Max Verstappen
Juara dunia F1 delapan kali, Lewis Hamilton, menyoroti aspek rasisme dalam pernyataan Ben Sulayem. Yakni ketika Ben Sulayem menyebut bahwa “pembalap bukan rapper yang suka menyumpah” sementara mayoritas rapper berkulithitam.
Sementara itu, Verstappen sendiri tak membantah bahwa perlawanannya atas larangan menyumpah akan berdampak pada kariernya sebagai pembalap F1. Pun begitu, pembalap asal Belanda itu tampaknya bertahan dengan sikapnya.
“Sudah pasti (berdampak), ya. Maksud saya, hal-hal ini jelas menentukan masa depan saya juga,” ucap Verstappen.
“Ketika Anda tidak bisa menjadi diri Anda sendiri, Anda harus menghadapi hal-hal konyol ini. Saya sekarang ada di tahap dalam karier saya di mana saya tidak ingin berhadapan dengan hal ini terus-menerus. Ini benar-benar melelahkan.”
Adapun Verstappen harus puas di posisi kedua pada balapan F1 GP Singapura akhir pekan lalu. Podium utama direbut oleh pengemudi McLaren, Lando Norris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








