Akurat
Pemprov Sumsel

Incar Rekor Agostini, Marc Marquez Diprediksi Pensiun Jika Juarai MotoGP 2026

Dian Eko Prasetio | 7 April 2026, 14:10 WIB
Incar Rekor Agostini, Marc Marquez Diprediksi Pensiun Jika Juarai MotoGP 2026
Pembalap Ducati, Marc Marquez.

AKURAT.CO, Spekulasi mengenai masa depan sang juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, mulai memanas.

Rider fenomenal asal Spanyol tersebut diprediksi bakal memilih pensiun jika berhasil mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2026 meski tengah menghadapi tantangan berat di lintasan.

Prediksi mengejutkan tentang Marc Marquez tersebut dilontarkan oleh mantan pembalap MotoGP asal Italia, Marco Melandri.

Menurutnya, kondisi fisik rider berjuluk The Baby Alien itu mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan, salah satu faktor utama yang bisa mendorong keputusan besar tersebut.

Melandri menilai, pencapaian gelar juara dunia tahun ini akan menjadi titik puncak yang sempurna bagi karier balap Marc Marquez.

Jika berhasil, Marquez akan mengoleksi sepuluh gelar juara dunia di semua kelas Grand Prix.

"Begitulah pandangan saya. Saya tidak akan terkejut jika ia akan pensiun di akhir musim ini jika berhasil mengamankan gelar Grand Prix kesepuluh dalam kariernya," kata Marco Melandri dikutip Crash.

Musim lalu, Marquez tampil heroik dengan merengkuh gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya (kesembilan secara keseluruhan). Prestasi itu ia raih setelah bangkit dari cedera lengan serius yang hampir mengakhiri kariernya.

Kemenangan tersebut sekaligus menempatkan Marquez sejajar dengan legenda MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, dalam koleksi gelar kelas premier.

Kini, Marquez hanya terpaut satu gelar dari rekor sepanjang masa milik Giacomo Agostini (delapan gelar kelas premier). Namun, ambisi menyamai rekor abadi tersebut harus dibayar mahal dengan kondisi medisnya.

Cedera bahu rumit akibat insiden di Grand Prix Indonesia 2025 sempat memaksanya absen di pengujung musim lalu, meski ia tetap keluar sebagai kampiun.

Melandri melihat usaha luar biasa Marquez tahun lalu telah menguras habis energi sang pembalap.

"Dia tetap menjadi pembalap paling serba bisa secara keseluruhan, meskipun mungkin performanya kurang eksplosif dibandingkan tahun lalu. Dia telah memberikan lebih dari 110 persen pada tahun 2025," tambah Melandri.

Secara kontraktual, masa bakti Marquez bersama Ducati sebenarnya masih tersisa hingga tahun 2027.

Namun, situasi di pasar pembalap saat ini sedang dalam kondisi "membeku" menyusul adanya kesepakatan komersial baru antara tim dan pihak MotoGP.

Jika prediksi Melandri menjadi kenyataan, MotoGP 2026 akan menjadi panggung dansa terakhir bagi salah satu pembalap terhebat sepanjang masa.

Publik kini menanti, apakah Marquez mampu menutup kariernya dengan tinta emas di tengah gempuran pembalap muda yang kian kompetitif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.