Moto3 Jerman: Single Fighter, Veda Ega Pratama Masih Cari Ritme Terbaik di Latihan Pertama

AKURAT.CO, Sesi Latihan Bebas Pertama (FP1) Moto3 Grand Prix Jerman 2026 resmi membuka rangkaian paruh musim di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman, Jumat (10/7/2026) siang WIB.
Pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, mengawali perjuangannya di Moto3 Jerman dengan fokus beradaptasi dan mencari setelan motor terbaik jelang balapan akhir pekan.
Tampil sebagai pembalap satu-satunya atau single fighter bagi Honda Team Asia menyusul absennya Zen Mitani yang tengah dibekap cedera, Veda Ega Pratama memilih bermain aman di menit-menit awal.
Menutup sesi pembuka di sirkuit pendek yang didominasi tikungan kiri ini, pembalap asal Gunungkidul tersebut mengamankan posisi ke-23 dengan catatan waktu terbaik satu menit 27,456 detik.
Veda Ega Pratama Manfaatkan Pengalaman demi Jinakkan Elevasi Ekstrem
Sirkuit Sachsenring yang terkenal dengan layout teknikal dan perubahan elevasi yang dramatis menuntut pembalap untuk memiliki kepekaan tinggi pada sisi kiri ban.
Berbekal pengalaman menjajal sirkuit sepanjang 3,67 kilometer ini pada musim-musim sebelumnya, Veda Ega Pratama memanfaatkan 35 menit durasi sesi FP1 untuk memetakan titik pengereman terbaik di atas motor Honda NSF250RW miliknya.
Veda terpaut 1,460 detik dari pembalap tercepat asal Spanyol, Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo), yang langsung tampil menggebrak sejak awal sesi dengan torehan waktu impresif satu menit 25,996 detik.
Carpe sukses mengungguli Valentin Perrone di posisi kedua dan Guido Pini yang melengkapi barisan tiga besar.
Sementara itu, pembalap asal Malaysia, Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI), menunjukkan taji dengan merangsek ke posisi tujuh besar lewat catatan waktu satu menit 26,295 detik.
Meski masih tertahan di peringkat ke-23, hasil di sesi FP1 Moto3 Jerman ini belum menjadi representasi kekuatan Veda yang sesungguhnya.
Karakter Veda yang cenderung matang dan bertahap dalam membangun rasa percaya diri di setiap akhir pekan balap diprediksi akan membuat catatan waktunya menanjak drastis.
Data telemetri dari sesi siang ini akan langsung dievaluasi secara total untuk membenahi kekurangan pada area traksi motor, terutama saat melibas sektor sirkuit yang mengalir lambat.
Perjuangan sesungguhnya bagi Veda akan berlanjut pada sore ini dalam sesi practice.
Sesi tersebut akan menjadi sangat krusial karena catatan waktunya akan mulai dihitung dalam akumulasi penentuan 14 pembalap yang berhak lolos langsung ke babak Kualifikasi Kedua (Q2) esok hari.
Hasil 10 Besar FP1 Moto3 Jerman 2026
1. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 01:25.996
2. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) +0.188
3. Guido Pini (Leopard Racing) +0.213
4. Adrian Fernandez (Leopard Racing) +0.218
5. Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) +0.234
6. Scott Ogden (CIP Green Power) +0.275
7. Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI) +0.299
8. Adrian Cruces (CIP Green Power) +0.315
9. Cormac Buchanan (CODE Motorsports) +0.337
10. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) +0.485
.....
23. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) +1.460
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







