MotoGP Inggris: Raul Fernandez Sebut Kemenangannya di Silverstone Terinspirasi 'Geber' Motor karena Marah

AKURAT.CO, Bintang Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, membeberkan rahasia di balik penampilan dominannya saat memenangi balapan utama MotoGP Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Silverstone, Inggris, Minggu (9/8/2026).
Pembalap asal Spanyol itu mengaku bisa tampil agresif seperti itu di balapan utama MotoGP Inggris berkat rasa marah pada diri sendiri pasca-kegagalan pada sesi sprint race.
Mengawali balapan dari posisi start kedua, Raul Fernandez sempat mengalami nasib sial saat terjatuh pada sesi sprint Sabtu (8/8/2026). Padahal, ia punya berpeluang mengamankan podium.
Rasa kecewa mendalam atas kesalahan tersebut diakuinya menjadi pemicu utama saat melakoni sesi pemanasan (warm-up) pada Minggu pagi.
Akibat diselimuti rasa kesal pada diri sendiri, Raul Fernandez memacu motor Aprilia RS-GP miliknya secara agresif melebihi batas pada sesi warm-up.
Namun, aksi tersebut justru membantunya memahami secara pasti batas maksimal dari daya cengkeram ban belakang kompon medium.
"Hasil balapan ini lebih baik dari yang kami bayangkan, karena sejak tikungan pertama saya langsung memimpin dan mulai mengelola balapan," kata Raul Fernandez dikutip dari Crash.
"Pagi harinya (saat warm-up), saya cukup marah pada diri sendiri dan memacu motor mungkin terlalu keras. Justru dari situ saya paham bahwa batas maksimal ban belakang adalah saat mencoba mencatatkan waktu satu menit 58,4 detik atau satu menit 58,5 detik."
Pemahaman tersebut membuat Fernandez langsung mengubah strateginya saat balapan utama dengan menjaga ritme waktu lap di kisaran satu menit 59 detik awal.
Strategi matang ini membuatnya tak perlu cemas akan penurunan performa ban di lap-lap akhir.
"Saya belajar di mana batas ban belakang pada pagi harinya. Karena itu, saya sama sekali tidak khawatir dengan performa ban belakang di akhir balapan," lanjutnya.
Dominasi Fernandez dari awal hingga akhir balapan membawanya mengunci kemenangan keduanya di kelas utama MotoGP.
Sekaligus memperpanjang rekor Silverstone yang kini mencatatkan 12 pemenang berbeda secara beruntun.
Pembalap berusia 25 tahun itu menyebut balapan sepanjang 20 putaran di Inggris sebagai ujian mental. Di mana ia tak hanya harus mengelola ban tetapi juga konsumsi bahan bakar sejak lap pertama.
Kemenangan manis di Silverstone terasa kian spesial karena diraih tak lama setelah Fernandez resmi menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun bersama Trackhouse Racing.
"Saya sangat senang karena di beberapa balapan sebelumnya saya sempat frustrasi terkait kepastian masa depan saya. Kini kami mendapatkan kesepakatan yang bagus dengan Trackhouse setelah melalui banyak masalah sejak tiba di tahun 2024," ungkap Fernandez.
"Hal terbaik bagi kami adalah bertahan di sini dan tidak terlalu banyak melakukan perubahan, karena tahun depan hampir semuanya akan baru. Tentu saya sangat senang, tapi saya lebih bahagia lagi bisa meraih kemenangan kedua saya di MotoGP."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






