Aprilia Tantang Bezzecchi Taklukkan Sesi Sprint setelah Sempurna di Balapan Utama
AKURAT.CO, Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026, Marco Bezzecchi, dinilai perlu meningkatkan ketajamannya pada sesi Sprint Race jika ingin menjadi sosok yang benar-benar tak terbendung dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.
Meski tampil dominan di balapan utama, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyoroti pentingnya konsistensi Marco Bezzecchi di hari Sabtu yang merupakan jadwal sesi sprint.
Massimo Rivola mendesak pembalap andalannya itu untuk meminimalisir kesalahan agar bisa meraup poin maksimal dalam setiap seri balapan.
"Marco Bezzecchi tampil sempurna lagi pada hari Minggu, sehingga kami hanya perlu memperbaiki penampilan di hari Sabtu," kara Massimo Rivola dikutip Crash, Rabu (8/4).
Statistik menunjukkan ketimpangan performa yang cukup mencolok bagi Bezzecchi. Pembalap asal Italia ini mencatatkan poin sempurna, yakni 75 poin, dari tiga balapan utama yang telah dilakoni.
Hasil sapu bersih kemenangan di hari Minggu inilah yang mengantarkannya ke posisi puncak klasemen sementara.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada sesi Sprint. Bezzecchi saat ini tercecer di peringkat kesepuluh klasemen khusus sprint.
Dari total 36 poin yang diperebutkan sejauh ini, ia baru mampu mengemas enam poin, hasil dari finis keempat di Brasil.
Sementara di dua seri lainnya, yakni Buriram dan COTA, Bezzecchi gagal mendulang poin akibat terjatuh.
"Dia adalah andalan dalam balapan di hari Minggu. Namun, dia juga menjadi andalan di hari Sabtu, maka itu pasti akan sangat menakutkan (bagi rival)," tegas Rivola.
Di saat Bezzecchi kesulitan di hari Sabtu, rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, justru menunjukkan tajinya sebagai "raja" sprint.
Martin saat ini memimpin klasemen Sprint dengan koleksi 24 poin, berkat podium pertama yang diraihnya di COTA pekan lalu.
Persaingan di sesi pendek ini kian sengit dengan kehadiran sang juara bertahan, Marc Marquez, di posisi kedua.
Rider Ducati Lenovo tersebut menempel ketat dengan 21 poin setelah sukses finis kedua di Thailand dan memenangi Sprint di Grand Prix Brasil.
Dengan performa motor Aprilia RS-GP26 yang sedang berada di puncak, tantangan bagi Bezzecchi kini adalah menyelaraskan kecepatannya di kedua format balapan.
Jika mampu menaklukkan sesi Sprint, Bezzecchi berpeluang memperlebar jarak poin sebelum kompetisi memasuki seri Eropa di Jerez akhir bulan nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






