Arema Resmi Pilih Pelatih Portugal Untuk Bangkit Dari Zona Degradasi

AKURAT.CO, Arema FC resmi memperkenalkan pelatih asal Portugal, Fernando Valente, sebagai pelatih baru mereka. Penunjukan pelatih berusia 64 tahun ini dilakukan untuk mengangkat posisi Arema yang saat ini sedang terpuruk di dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2023-2024 setelah sembilan pertandingan.
“Dari beberapa opsi, pilihan kami jatuh pada Fernando Valente. Kami butuh pelatih yang secara record tidak hanya bicara soal teknis, tapi juga bisa mengangkat mental pemain,” kata Manajer Tim Arema, Wiebie Dwi Andriyas, di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Rabu (23/8), sebagaimana dipetik dari laman resmi klub.
Sejauh ini, Arema belum sekalipun memetik kemenangan dengan tiga angka di posisi ke-18 klasemen sementara Liga 1. Poin tiga yang mereka raih seluruhnya datang dari hasil imbang sekaligus menjadikan Arema sebagai satu-satunya tim di Liga 1 yang belum pernah menang dalam sembilan laga musim berjalan.
“Saya bukan seorang pesulap dan saya tidak melakukan keajaiban untuk memenangi pertandingan,” kata Fernando Valente.
“Saya seorang pelatih dengan ide yang jelas tentang bagaimana sepakbola harus dimainkan dan saya bersemangat dengan para pemain saya karena merekalah yang membuat saya bahagia saat mereka bermain dengan penuh semangat.”
Di samping itu, Valente menyadari bahwa yang terjadi dengan Arema saat ini tak terlepas dari tragedi Kanjuruhan tahun lalu. Ia berharap bisa memotivasi pemainnya untuk memberikan penghormatan atas korban yang tewas dalam tragedi pasca laga antara Arema dan Persebaya di akhir September 2022 tersebut.
“Tergantung pada keinginan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami memiliki kerendahan hati untuk belajar dari kesalahan kami dan kami ingin menggunakan perilaku ini untuk memberi penghormatan kepada para korban (tragedi) Kanjuruhan karena jika tidak, mereka akan mati sia-sia,” kata Valente.
Lahir di Porto, Portugal, 22 Juli 1959, Fernando Valente telah melatih di sembilan klub berbeda sebelum mendarat di Arema menggantikan Joko Susilo. Ia pernah melatih sejumlah klub di kasta teratas dan kedua kompetisi sepakbola Portugal.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









