AKURAT.CO, Serikat Klub-Klub Eropa (UEC) meminta Presiden RFEF, Luis Rubiales, mundur dari jabatannya. Permintaan serikat yang terdiri dari 121 klub dari seluruh Eropa tersebut merupakan tekanan terbaru yang menuntut Rubiales meletakkan jabatan.
"Keseluruhan ekosistem sepakbola memiliki tanggung jawab untuk mengikuti kode perilaku profesional secara ketat dan memastikan bahwa sebarang bentuk pelecehan akan menjadi subyek tanpa toleransi," kata UEC sebagaimana dipetik dari The Guardian.
"Ini terutama diterapkan untuk mereka yang ada di jajaran kepemimpinan."
Dalam pernyataan resminya, UEC mendukung keputusan FIFA menangguhkan status Luis Rubiales dan melarang pria berusia 46 tahun itu melakukan aktifitas yang berhubungan dengan sepakbola selama 90 hari. Mereka juga menyatakan solidaritas atas sikap Tim Nasional Putri Spanyol yang menolak bermain selama Rubiales masih memimpin RFEF.
Baca Juga: Serikat Pemain Wakili Jenni Hermoso Minta Luis Rubiales Dihukum
"Dengan demikian UEC menyambut penangguhan Luis Rubiales dari sepakbola domestik dan internasional oleh FIFA sebagai respons awal yang memadai dan meminta ia mundur," kata UEC.
"Kami mendukung seluruhnya upaya yang sudah lama dilakukan Timnas Putri Spanyol untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan adil dan mendorong mereka untuk mengambil peluang ini untuk menyingkirkan seksisme dan misogini baik di struktur kepengurusan dan di lapangan."
Tekanan terhadap Luis Rubiales mengencang setelah mantan pesepakbola tersebut menyatakan menolak mundur dalam Kongres Luar Biasa RFEF, Jumat pekan lalu. Pernyataan itu disambut tepuk tangan di antaranya oleh pelatih yang membawa Timnas Putri Spanyol menjadi juara Piala Dunia Putri 2023, Jorge Vilda.
Baca Juga: Bela Putranya, Ibu Luis Rubiales Mogok Makan Di Gereja
Ciuman yang dilakukan Rubiales terhadap salah satu pemain Timnas Putri Spanyol, Jenni Hermoso, di podium juara Piala Dunia di Stadion Australia, Sydney, 20 Agustus lalu, dianggap sebagai simbol arogansi kelelakian dalam sepakbola putri. Statusnya sebagai presiden federasi salah satu negara sepakbola besar membuat kasus Luis Rubiales menjadi isu global.
Di Spanyol sendiri desakan mundur kepada Luis Rubiales datang dari berbagai pihak. Mulai dari Perdana Menteri Pedro Sanchez, skuat Timnas Putri, dan para pemimpin federasi sepakbola wilayah di seantero Spanyol.
Di area teknik, seluruh staf kepelatihan Timnas Putri Spanyol mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap Luis Rubiales. Di sisi lain, RFEF dikabarkan mempertimbangkan pemecatan Jorge Vilda yang dinilai sebagai sekutu Rubiales.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









