Respons Florentino Perez, Presiden La Liga Tuduh Madrid Lakukan Kesepakatan Rahasia dengan Rubiales

AKURAT.CO, Perang para elite klub di La Liga Spanyol tampaknya kembali meruncing pada hari-hari terakhir. Kini, silang pendapat terjadi antara Presiden Real Madrid dan Presiden La Liga, Javier Tebas.
Melalui akun X-nya, Javier Tebas merespons pernyataan Florentino Perez yang mengungkit lagi kasus klub rival Real Madrid, Barcelona, dan eks Wakil Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Jose Maria Enriquez Negreira.
Dalam Rapat Umum Real Madrid di Madrid, Spanyol, Minggu (23/11), Florentino Perez menyebut “tidak normal” bahwa Barcelona membayar sebanyak delapan juta Euro selama 17 tahun terhadap Jose Negreira pada periode 2001-2018.
Baca Juga: Ceferin: Florentino Perez Ingin Presiden UEFA yang Patuh
Adapun Negreira adalah Wakil Presiden RFEF di bidang Komite Teknis Wasit. Perez menyebut bahwa transaksi yang berpotensi memengaruhi wasit tersebut terjadi di era terbaik dalam sejarah Barcelona.
“Tidak normal bahwa Barcelona telah membayar wakil presiden bidang wasit lebih dari delapan juta Euro sekurang-kurangnya selama 17 tahun, apapun alasannya,” kata Perez.
“Saya ulang, apapun alasannya, ini tidak normal.”
Bukan hanya itu, Perez juga menyoroti kesepakatan Barcelona dan La Liga untuk menggelar pertandingan melawan Villareal di Miami, Amerika Serikat. Belakangan, laga ini dibatalkan karena penolakan dari pihak domestik Spanyol.
“Bahkan kapten mereka sendiri, Frenkie De Jong, menganggap ini tidak normal,” kata Perez.
Baca Juga: Tebas: La Liga Ditinggal Messi? Siapa Takut!
Sebagai respons, Javier Tebas menyebut bahwa Perez juga menjadi salah satu anggota Dewan Direksi RFEF di masa kepemimpinan Luis Rubiales yang mengisyaratkan potensi konflik kepentingan.
Tebas juga mengajukan tuduhan yang cukup serius dengan menyebut bahwa Madrid justru telah bersepakat soal pemasukan jutaan Euro dengan eks Presiden RFEF, Luis Rubiales, sehubungan penyelenggaran Piala Super Spanyol di Arab Saudi.
“Lebih jauh, adalah Real Madrid sendiri yang, secara rahasia bersepakat dengan Rubiales dalam pendistribusian pendapatan besar yang akan diterima Federasi dari Piala Super di Arab Saudi,” tulis Tebas.
Ketegangan ini juga terjadi tepat ketika persaingan kedua tim kian ketat di papan klasemen La Liga Spanyol. Madrid yang semalam hanya bisa imbang 2-2 kontra Elche kini tetap memuncaki klasemen namun hanya berselisih satu angka dari Barcelona yang berada di posisi kedua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









