Sekali Menang Di Enam Laga, Jose Mourinho Alami Awal Musim Terburuk

AKURAT.CO, Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, mengaku secara terbuka bahwa pencapaiannya di enam laga Liga Serie A Italia musim ini adalah awal musim terburuk sepanjang kariernya. Dari enam pertandingan, Roma hanya menang sekali dengan tiga kekalahan dan dua imbang.
Bertandang ke markas Genoa di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, Kamis (28/9) atau Jumat dini hari WIB, di laga terakhirnya, Roma kalah 1-4. Adapun satu-satunya kesuksesan Roma terjadi ketika menjamu Empoli di Stadion Olimpico pada 18 September lalu di mana skuat asuhan Jose Mourinho menang 7-0.
“Ini juga adalah awal musim terburuk saya sebagai pelatih,” kata Jose Mourinho sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Belum Dapat Penyerang, Mourinho Bantah Sindir Bos Roma Lewat Instagram
Kekalahan atas Genoa membuat AS Roma saat ini tercecer di posisi ke-16 klasemen sementara Liga Serie A Italia dengan lima angka. Jose Mourinho bersiap untuk mengejar kebangkitan timnya dalam laga kandang melawang Frosinone, Minggu (1/9).
“Ini skuat yang kami punya, baik atau buruk. Kami harus bergerak maju–tak ada waktu untuk meratap. Saya mungkin menunjukkan perasaan saya (yang seharusnya) di belakang layar karena (tren negatif) ini benar-benar berdampak pada saya secara emosional,” kata Mourinho.
“Terutama mempertimbangkan hubungan saya dengan penggemar.”
Baca Juga: Gagal Juara Liga Europa, Jose Mourinho Buka Peluang Tinggalkan Roma
Pun demikian, Jose Mourinho tetap punya modal dengan pencapaiannya di dua musim sebelumnya bersama Roma. Di musim debut ia membawa Roma menjuarai Liga Konferensi Eropa yang merupakan gelar pertama klub tersebut dalam 14 tahun terakhir dan musim lalu menjadi runner-up Liga Europa.
“Meski begitu, saya pikir Roma tidak ada di dua final beruntun Eropa (sebelum saya datang),” kata Mourinho.
AS Roma adalah klub kesembilan dalam karier panjang Jose Mourinho sebagai pelatih sejak 2000. Dari sembilan klub, Mourinho selalu mempersembahkan gelar kecuali di klub keduanya di Uniao De Leiria yang dibesutnya pada 2001-2002.
Selain menghadapi Frosinone, I Giallorossi–julukan Roma–juga akan bertanding melawan Servette di laga kedua penyisihan Grup G Liga Europa 2023-2024. Pada laga pertama, Roma menang 2-1 menghadapi Sheriff Tiraspol.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








