AKURAT.CO, Inter Miami tampaknya harus mencari cara agar tak terlalu bergantung pada Lionel Messi. Pasalnya, dari lima pertandingan terakhir tanpa Messi, Inter Miami tak sekalipun meraih kemenangan.
Terakhir adalah kekalahan 1-4 menghadapi Chicago Fire pada pertandingan ke-32 Liga Sepakbola Amerika Serikat (MLS) 2023. Bertandang ke kandang Chicago di Stadion Soldier Field, Chicago, Amerika Serikat, Rabu (4/10) atau Kamis pagi WIB, Miami mencetak satu gol balasan melalui Josef Martinez.
Sementara itu, Chicago menang berkat dua gol eks penyerang Bayern Muenchan dan Liverpool, Sherdan Shaqiri, dan dua dari pemain berkebangsaan Swiss, Maren Haile-Selassie.
Baca Juga: Leo Messi Resmi Diperkenalkan Inter Miami, Debut 21 Juli
Kekalahan ini juga kian menyulitkan upaya Inter Miami untuk mendapatkan satu jatah ke babak play-off dengan setidaknya menempati klasemen akhir Wilayah Timur MLS 2023. Saat ini, Miami berada di posisi ke-14 dengan 33 angka hasil sembilan kemenangan, enam imbang, dan 16 kekalahan.
Inter Miami terpaksa kehilangan La Pulga–julukan Lionel Messi–sehubungan dengan cedera yang menghantui sang megabintang sejak jeda internasional pada September silam. Cedera mulai tampak ketika Messi diganti di menit ke-89 pada pertandingan melawan Ekuador, 7 September silam.
Baca Juga: Singkirkan Pemimpin Klasemen, Inter Miami Raih Final Kedua Bersama Messi
Kembali bermain untuk Miami melawan Toronto FC pada 20 September lalu, Messi diganti ketika babak pertama belum selesai. Meski demikian, klub yang salah satu pemiliknya adalah David Beckham itu menang 4-0 dengan empat gol dicetak ketika Messi tidak lagi berada di lapangan.
Sejak insiden melawan Toronto pada laga kandang di Stadion DRV PNK tersebut, kesiapan Messi untuk Inter Miami menjadi diragukan. Pada empat pertandingan setelahnya penyerang berusia 36 tahun tersebut tak dimainkan oleh Pelatih Inter Miami, Tata Martino.
Miami masih punya tiga pertandingan krusial untuk melihat kemungkinan mereka lolos ke babak play-off MLS 2023. Yakni dua laga di kandang dengan menghadapi Cincinnati pada 7 Oktober dan Charlotte pada 19 Oktober serta diakhiri dengan ganti bertandang ke markas Charlotte di Stadion Bank of America, 21 Oktober.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








