AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Inggris (FA) diperkirakan tak akan melakukan pencahayaan dengan iluminasi bendera Israel di Stadion Wembley pada laga persahabatan antara tim nasional mereka melawan Australia. FA khawatir bahwa tindakan tersebut akan memicu penentangan dari sejumlah komunitas.
Timnas Inggris dijadwalkan menghadapi Australia pada pertandingan persahabatan di Stadion Wembley yang terletak di London, Inggris, Jumat (13/10). Menjelang laga tersebut, Pemerintah Inggris disebut mengirim surat kepada FA untuk melakukan aksi simbolik mendukung Israel sehubungan dengan krisis di Gaza saat ini.
BBC menyebut bahwa Pemerintah Inggris tidak secara spesifik menyampaikan permintaan untuk aksi simbolik tersebut. Namun, media menyebut bahwa FA diminta menyinari lengkungan ikonik Stadion Wembley dengan iluminasi bendera Israel.
Baca Juga: Dampak Konflik Israel-Palestina, UEFA Tunda Kualifikasi Piala Eropa Di Tel Aviv
Alih-alih melakukan pencahayaan bendera Israel, FA kemungkinan akan menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan sebelum laga Inggris versus Australia. Juga bakal ada momen untuk mengenang korban yang dipicu serangan Hamas terhadap Israel di Gaza pada 7 Oktober lalu.
Serangan Hamas ke Israel berikut balasan Israel ke Gaza telah menyebabkan korban tewas melebihi 2.300 orang dari kedua belah pihak. Di Inggris sendiri pendapat terbelah dengan pihak yang mengecam Hamas dan yang mendukung Palestina.
Bek sayap Arsenal, Oleksandr Zinchenko, misalnya, mengunggah ucapan “Saya Mendukung Israel” sementara rekan setimnya yang berkebangsaan Mesir, Mohamed Elneny, mengubah gambar profil di media sosialnya dengan bendera Palestina.
Baca Juga: Tahukah Anda, Sepakbola Menghubungkan Palestina dan Israel Dengan Caranya Sendiri?
Sejauh ini, belum ada perwakilan FA yang memberikan komentar atas isu krisis di Gaza. Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, kemungkinan akan menghadapi pertanyaan mengenai topik ini pada konferensi pers pra pertandingan di London, Kamis (12/10).
Mantan Ketua FA yang juga seorang Yahudi, David Bernstein, mengaku terkejut karena mantan lembaganya belum juga memberikan reaksi atas serangan Hamas. Adapun Ketua FA saat ini, Debbie Hewitt, mengatakan bahwa lembaganya akan menunjukkan dukungan terhadap korban-korban tak bersalah.
Liga Primer, UEFA, dan FIFA juga belum memberikan komentar atas peristiwa ini. Adapun UEFA sudah menunda sejumlah pertandingan di bawah naungan mereka yang digelar di Israel pada pekan ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








