Piala Dunia U-17: FIFA Evaluasi Tiga Hal, Ratu Tisha Acungi Jempol Manajemen Lapangan JIS

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, memuji penanganan rumput yang dilakukan FIFA di Stadion Internasional Jakarta (JIS) selama penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023.
Tisha mengatakan rumput JIS ditangani secara ekstra mengingat ada 16 pertandingan yang digelar di stadion yang terletak di utara Jakarta tersebut selama Piala Dunia U-17.
"Total ada 16 pertandingan dalam 15 hari penyelenggaraan. Ini ekstra, karena biasanya 16 gim itu dilakukan dalam empat bulan untuk menjaga kualitas rumput," kata Ratu Tisha dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/12), sebagaimana dipetik dari rilis resmi LOC Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Hujan Deras Mengguyur JIS, Laga Brasil vs Argentina Ditunda 30 Menit
"Untuk case ini, kami mendapatkan expert bukan hanya dari FIFA tapi dari negara lainnya, seperti Australia. Khusus untuk cara penanganan JIS untuk pitch manajemen saya acungkan jempol."
Rumput JIS menjadi salah satu pembicaraan publik lantaran kualitasnya. Publik menganggap rumput JIS tak layak ketika menyaksikan laga pertama di arena tersebut saat Inggris menghadapi Kaledonia Baru, 11 November lalu.
Penonton bahkan sempat menyoraki petugas yang berupaya mengeringkan genangan air di Stadion JIS pada laga perempat final antara Brasil dan Argentina pada 24 November lalu.
Ketika itu laga sempat ditunda sekitar 30 menit dari jadwal yang sudah ditentukan sebelum sepakmula laga klasik itu dilakukan.
Ratu Tisha menyebut kondisi rumput JIS dimaklumi oleh FIFA karena singkatnya waktu persiapan stadion tersebut sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Penonton Ejek Petugas Keringkan Air Di JIS Sebelum Laga Brasil vs Argentina
JIS merupakan stadion pengganti Gelora Bung Karno yang tak bisa digunakan lantaran sudah terlanjur dijadwalkan untuk konser grup musik asal Inggris, Cold Play.
"Exraordinary selama penyelenggaraan tidak ada. Ini kita tidak bahas masalah JIS ya karena itu case extraordinary," kata Ratu Tisha.
"Dengan waktu mepet, kami dapat memenuhi kebutuhkan rumput untuk lapangan yang bisa menahan banyak pertandingan yang digelar di sana."
Secara umum, Ratu Tisha memuji pelaksanaan Piala Dunia U-17 2023. Namun, ada tiga evaluasi yang dicatat induk organisasi sepakbola dunia itu.
Yakni kesesuaian perencanaan dan implementasi, kesamaan sistem FIFA dan pemangku kepentingan di Indonesia, dan perkembangan penyelenggaraan sepanjang Piala Dunia U-17.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









