Klub Sepakbola Turki Denda Pemain Israel karena Dukung Serangan Gaza di Medsos

AKURAT.CO Klub sepakbola Turki, RAMS Başakşehir, pada hari Kamis (18/1/2024) mengumumkan telah mendenda pemain Israel, Eden Karzev atas unggahannya di media sosial yang mendukung aksi negaranya.
Klub asal Istanbul itu meluncurkan proses disipliner terhadap Karzev pada awal pekan ini, setelah ia mengunggah pesan di media sosial yang menyerukan pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.
"Pemain itu didenda sesuai dengan instruksi disiplin klub, dan dianggap tepat bagi pemain sepak bola itu untuk melanjutkan kariernya di luar negeri," kata Başakşehir tentang Karzev dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Pecat Jose Mourinho, AS Roma Akan Memulai Babak Baru pada Laga Akhir Pekan Ini
Diketahui, Başakşehir mengirim sang gelandang dengan status pinjaman ke Maccabi Tel Aviv.
"Eden Karzev kembali ke Maccabi setelah kesepakatan dicapai dengan tim Turki Basaksehir untuk peminjaman gelandang berusia 23 tahun itu hingga akhir musim 2023/24 dengan opsi untuk mempermanenkan statusnya," kata klub Israel itu.
Penyelidikan tersebut dilakukan pada hari yang sama ketika pesepakbola Israel lainnya, Sagiv Jehezkel, sempat ditahan karena diduga menghasut kebencian dengan menampilkan pesan provokatif setelah mencetak gol untuk Antalyaspor dalam sebuah pertandingan Süper Lig.
Jehezkel menunjukkan perban di pergelangan tangannya dengan tulisan "100 Days 7.10" yang merujuk pada 7 Oktober atau hari serangan Hamas terhadap Israel di samping Bintang Daud.
Baca Juga: Hamas Tayangkan Video Sandera Sandera Israel Desak Pemerintah Hentikan Serangan
Ia lalu meninggalkan Turki setelah secara resmi didakwa di pengadilan Istanbul pada hari Senin.
Sikap kedua pemain tersebut dianggap provokatif di Turki, di mana terdapat penentangan publik terhadap aksi militer Israel di Gaza dan dukungan yang luar biasa untuk Palestina.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah menjadi kritikus paling keras di dunia Muslim terhadap Israel atas skala kematian dan kehancuran di Gaza.
Baca Juga: Erdogan Kepada Sekjen PBB: Israel Harus Diadili Di Pengadilan Internasional Atas Kejahatan Di Gaza
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






